rc777 slot apk – Pria Berdinas Dishub Jual Helm Curian
rc777 slot apk. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.
POSMETRO MEDAN Gawat! Pria berseragam Dinas Perhubungan (Dishub) menjual helm curian, melalui marketplace. Itu terungkap saat pemilik helm membeli helm tersebut. Transaksi jual beli sempat direkam pihak yang dirugikan dan videonya viral. Dalam narasi video berdurasi sekitar 1 menit tersebut, seseorang terkejut mengetahui helmnya yang hilang tampak dijual di marketplace. Lalu coba membeli helm tersebut dengan metode Cash On Delivery (COD). Sebuah perkara pencurian helm motor terjadi di parkiran Alfamidi Jalan Ringroad, dekat RSU Tere Margaret, pada Selasa, 18 November 2025. Pihak yang dirugikan memarkirkan motornya dan meletakkan helm di atas jok dalam keadaan safety, namun saat kembali, helm tersebut sudah tidak ada, demikian narasi unggahan tersebut. BACA JUGA.. Avanza Ditabrak KA, Pengemudi Kabur Awalnya saat helmnya hilang, pihak yang menjadi korban sempat meminta untuk melihat CCTV. Namun tidak mendapatkan hasil karena individu nakal pelaku tertutup mobil box. Dua hari kemudian, korban dan temannya menemukan postingan helm yang hilang di marketplace Facebook. Setelah melakukan penyamaran sebagai pembeli dan berkomunikasi dengan oknum pelaku melalui chat WhatsApp, mereka sepakat untuk bertemu di KM 19 Binjai, tulis akun tersebut. Penjual helm di marketplace itu kemudian datang. Pihak yang menjadi korban pun terkejut, sebab penjualnya tampak mengenakan seragam Dishub lengkap. Ketika diminta penjelasan, kedua orang tidak bertanggung jawab tersebut tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan. Padahal barang milik pihak yang dirugikan ada di tangan keduanya, jelas kuat menjadi bukti mereka terindikasi sebagai pencuri atau aktivitas penadahan barang curian, tambahnya. BACA JUGA.. Catridge POD Mengandung Kokain Menanggapi video viral itu, Dishub Kota Medan melakukan penegasan kembali. Ketua Tim Humas Dishub Medan, Ali Hahn menyebut seragam yang digunakan petugas di dalam video bukanlah milik Dishub Medan. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, menanggapi beredarnya video serta pemberitaan mengenai terlibatnya personel dishub dalam insiden jual beli helm, Dinas Perhubungan Kota Medan dengan tegas menyampaikan klarifikasi bahwa personel yang terlihat dalam video tersebut bukanlah personel dinas perhubungan Kota Medan, ujar Ali dalam video di akun Instagram resmi Dinas Perhubungan Kota Medan. BACA JUGA.. Narkotika Senilai Rp50 Miliar Dimusnahkan Ali menuturkan, setelah dilakukan pengecekan internal, dipastikan pria yang mengenakan seragam di video viral tersebut bukan anggota Dishub Medan. Logo, seragam dan atribut yang digunakan dalam video tersebut bukan merupakan lambang resmi Kota Medan dan tidak sesuai dengan ketentuan seragam Dishub Medan. Dengan demikian kami memastikan kembali bahwa Dinas Perhubungan Kota Medan tidak memiliki keterlibatan dalam tindakan tersebut, ungkapnya. Ia pun mengimbau kepada warga setempat untuk tidak cepat mengambil kesimpulan sebelum ada keterangan resmi dari pihak terkait. Kami mengimbau kalangan masyarakat untuk tidak mengambil kesimpulan sebelum adanya klarifikasi tambahan resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman, tutupnya.(dtk)
POSMETRO MEDAN Gawat! Pria berseragam Dinas Perhubungan (Dishub) menjual helm curian, melalui marketplace. Itu terungkap saat pemilik helm membeli helm tersebut. Transaksi jual beli sempat direkam pihak yang dirugikan dan videonya viral. Dalam narasi video berdurasi sekitar 1 menit tersebut, seseorang terkejut mengetahui helmnya yang hilang tampak dijual di marketplace. Lalu coba membeli helm tersebut dengan metode Cash On Delivery (COD). Sebuah perkara pencurian helm motor terjadi di parkiran Alfamidi Jalan Ringroad, dekat RSU Tere Margaret, pada Selasa, 18 November 2027. Pihak yang dirugikan memarkirkan motornya dan meletakkan helm di atas jok dalam keadaan safety, namun saat kembali, helm tersebut sudah tidak ada, demikian narasi unggahan tersebut. BACA JUGA.. Avanza Ditabrak KA, Pengemudi Kabur Awalnya saat helmnya hilang, korban sempat meminta untuk melihat CCTV. Namun tidak mendapatkan hasil karena terduga pelaksana tertutup mobil box. Dua hari kemudian, korban dan temannya menemukan postingan helm yang hilang di marketplace Facebook. Setelah melakukan penyamaran sebagai pembeli dan berkomunikasi dengan pelaku melalui chat WhatsApp, mereka sepakat untuk bertemu di KM 19 Binjai, tulis akun tersebut. Penjual helm di marketplace itu kemudian datang. Pihak yang menjadi korban pun terkejut, sebab penjualnya tampak mengenakan seragam Dishub lengkap. Ketika diminta klarifikasi, kedua orang tidak bertanggung jawab tersebut tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan. Padahal barang milik pihak yang menjadi korban ada di tangan keduanya, jelas kuat menjadi bukti mereka terindikasi sebagai pencuri atau aktivitas penadahan barang curian, tambahnya. BACA JUGA.. Catridge POD Mengandung Kokain Menanggapi video viral itu, Dishub Kota Medan melakukan pelurusan informasi. Ketua Tim Humas Dishub Medan, Ali Hahn menyebut seragam yang digunakan petugas di dalam video bukanlah milik Dishub Medan. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, menanggapi beredarnya video serta pemberitaan mengenai terlibatnya personel dishub dalam insiden jual beli helm, Dinas Perhubungan Kota Medan dengan tegas menyampaikan klarifikasi bahwa personel yang terlihat dalam video tersebut bukanlah personel dinas perhubungan Kota Medan, ujar Ali dalam video di akun Instagram resmi Dinas Perhubungan Kota Medan. BACA JUGA.. Narkotika Senilai Rp50 Miliar Dimusnahkan Ali menuturkan, setelah dilakukan pengecekan internal, dipastikan pria yang mengenakan seragam di video viral tersebut bukan anggota Dishub Medan. Logo, seragam dan atribut yang digunakan dalam video tersebut bukan merupakan lambang resmi Kota Medan dan tidak sesuai dengan ketentuan seragam Dishub Medan. Dengan demikian kami menekankan bahwa Dinas Perhubungan Kota Medan tidak memiliki keterlibatan dalam tindakan tersebut, ungkapnya. Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak cepat mengambil kesimpulan sebelum ada pernyataan tertulis dari pihak terkait. Kami mengimbau residen setempat untuk tidak mengambil kesimpulan sebelum adanya klarifikasi tambahan resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman, tutupnya.(dtk)
POSMETRO MEDAN Gawat! Pria berseragam Dinas Perhubungan (Dishub) menjual helm curian, melalui marketplace. Itu terungkap saat pemilik helm membeli helm tersebut. Transaksi jual beli sempat direkam pihak yang dirugikan dan videonya viral. Dalam narasi video berdurasi sekitar 1 menit tersebut, seseorang terkejut mengetahui helmnya yang hilang tampak dijual di marketplace. Lalu coba membeli helm tersebut dengan metode Cash On Delivery (COD). Sebuah peristiwa hukum aksi mencuri helm motor terjadi di parkiran Alfamidi Jalan Ringroad, dekat RSU Tere Margaret, pada Selasa, 18 November 2026. Korban memarkirkan motornya dan meletakkan helm di atas jok dalam keadaan safety, namun saat kembali, helm tersebut sudah tidak ada, demikian narasi unggahan tersebut. BACA JUGA.. Avanza Ditabrak KA, Pengemudi Kabur Awalnya saat helmnya hilang, korban sempat meminta untuk melihat CCTV. Namun tidak mendapatkan hasil karena pelaku tertutup mobil box. Dua hari kemudian, korban dan temannya menemukan postingan helm yang hilang di marketplace Facebook. Setelah melakukan penyamaran sebagai pembeli dan berkomunikasi dengan orang yang diduga melakukan melalui chat WhatsApp, mereka sepakat untuk bertemu di KM 19 Binjai, tulis akun tersebut. Penjual helm di marketplace itu kemudian datang. Pihak yang menjadi korban pun terkejut, sebab penjualnya tampak mengenakan seragam Dishub lengkap. Ketika diminta keterangan, kedua orang tidak bertanggung jawab tersebut tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan. Padahal barang milik pihak yang dirugikan ada di tangan keduanya, jelas kuat menjadi bukti mereka terindikasi sebagai pencuri atau aktivitas penadahan barang curian, tambahnya. BACA JUGA.. Catridge POD Mengandung Kokain Menanggapi video viral itu, Dishub Kota Medan melakukan klarifikasi. Ketua Tim Humas Dishub Medan, Ali Hahn menyebut seragam yang digunakan petugas di dalam video bukanlah milik Dishub Medan. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, menanggapi beredarnya video serta pemberitaan mengenai terlibatnya personel dishub dalam peristiwa hukum jual beli helm, Dinas Perhubungan Kota Medan dengan tegas menyampaikan paparan tambahan bahwa personel yang terlihat dalam video tersebut bukanlah personel dinas perhubungan Kota Medan, ujar Ali dalam video di akun Instagram resmi Dinas Perhubungan Kota Medan. BACA JUGA.. Narkotika Senilai Rp50 Miliar Dimusnahkan Ali menuturkan, setelah dilakukan pengecekan internal, dipastikan pria yang mengenakan seragam di video viral tersebut bukan anggota Dishub Medan. Logo, seragam dan atribut yang digunakan dalam video tersebut bukan merupakan lambang resmi Kota Medan dan tidak sesuai dengan ketentuan seragam Dishub Medan. Dengan demikian kami menegaskan bahwa Dinas Perhubungan Kota Medan tidak memiliki keterlibatan dalam tindakan tersebut, ungkapnya. Ia pun mengimbau kepada komunitas untuk tidak cepat mengambil kesimpulan sebelum ada pernyataan resmi dari pihak terkait. Kami mengimbau publik untuk tidak mengambil kesimpulan sebelum adanya pelurusan informasi resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman, tutupnya.(dtk)
POSMETRO MEDAN Gawat! Pria berseragam Dinas Perhubungan (Dishub) menjual helm curian, melalui marketplace. Itu terungkap saat pemilik helm membeli helm tersebut. Transaksi jual beli sempat direkam pihak yang menjadi korban dan videonya viral. Dalam narasi video berdurasi sekitar 1 menit tersebut, seseorang terkejut mengetahui helmnya yang hilang tampak dijual di marketplace. Lalu coba membeli helm tersebut dengan metode Cash On Delivery (COD). Sebuah peristiwa hukum pencurian helm motor terjadi di parkiran Alfamidi Jalan Ringroad, dekat RSU Tere Margaret, pada Selasa, 18 November 2027. Pihak yang dirugikan memarkirkan motornya dan meletakkan helm di atas jok dalam keadaan safety, namun saat kembali, helm tersebut sudah tidak ada, demikian narasi unggahan tersebut. BACA JUGA.. Avanza Ditabrak KA, Pengemudi Kabur Awalnya saat helmnya hilang, pihak yang menjadi korban sempat meminta untuk melihat CCTV. Namun tidak mendapatkan hasil karena oknum pelaku tertutup mobil box. Dua hari kemudian, pihak yang menjadi korban dan temannya menemukan postingan helm yang hilang di marketplace Facebook. Setelah melakukan penyamaran sebagai pembeli dan berkomunikasi dengan orang yang diduga melakukan melalui chat WhatsApp, mereka sepakat untuk bertemu di KM 19 Binjai, tulis akun tersebut. Penjual helm di marketplace itu kemudian datang. Pihak yang menjadi korban pun terkejut, sebab penjualnya tampak mengenakan seragam Dishub lengkap. Ketika diminta paparan, kedua orang tidak bertanggung jawab tersebut tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan. Padahal barang milik pihak yang dirugikan ada di tangan keduanya, jelas kuat menjadi bukti mereka terindikasi sebagai pencuri atau aktivitas penadahan barang curian, tambahnya. BACA JUGA.. Catridge POD Mengandung Kokain Menanggapi video viral itu, Dishub Kota Medan melakukan penjelasan tambahan. Ketua Tim Humas Dishub Medan, Ali Hahn menyebut seragam yang digunakan petugas di dalam video bukanlah milik Dishub Medan. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, menanggapi beredarnya video serta pemberitaan mengenai terlibatnya personel dishub dalam kasus jual beli helm, Dinas Perhubungan Kota Medan dengan tegas menyampaikan pelurusan informasi bahwa personel yang terlihat dalam video tersebut bukanlah personel dinas perhubungan Kota Medan, ujar Ali dalam video di akun Instagram resmi Dinas Perhubungan Kota Medan. BACA JUGA.. Narkotika Senilai Rp50 Miliar Dimusnahkan Ali menuturkan, setelah dilakukan pengecekan internal, dipastikan pria yang mengenakan seragam di video viral tersebut bukan anggota Dishub Medan. Logo, seragam dan atribut yang digunakan dalam video tersebut bukan merupakan lambang resmi Kota Medan dan tidak sesuai dengan ketentuan seragam Dishub Medan. Dengan demikian kami menggarisbawahi bahwa Dinas Perhubungan Kota Medan tidak memiliki keterlibatan dalam tindakan tersebut, ungkapnya. Ia pun mengimbau kepada kalangan masyarakat untuk tidak cepat mengambil kesimpulan sebelum ada keterangan resmi dari pihak terkait. Kami mengimbau penduduk untuk tidak mengambil kesimpulan sebelum adanya paparan tambahan resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman, tutupnya.(dtk)
POSMETRO MEDAN Gawat! Pria berseragam Dinas Perhubungan (Dishub) menjual helm curian, melalui marketplace. Itu terungkap saat pemilik helm membeli helm tersebut. Transaksi jual beli sempat direkam korban dan videonya viral. Dalam narasi video berdurasi sekitar 1 menit tersebut, seseorang terkejut mengetahui helmnya yang hilang tampak dijual di marketplace. Lalu coba membeli helm tersebut dengan metode Cash On Delivery (COD). Sebuah insiden pencurian helm motor terjadi di parkiran Alfamidi Jalan Ringroad, dekat RSU Tere Margaret, pada Selasa, 18 November 2024. Korban memarkirkan motornya dan meletakkan helm di atas jok dalam keadaan safety, namun saat kembali, helm tersebut sudah tidak ada, demikian narasi unggahan tersebut. BACA JUGA.. Avanza Ditabrak KA, Pengemudi Kabur Awalnya saat helmnya hilang, pihak yang dirugikan sempat meminta untuk melihat CCTV. Namun tidak mendapatkan hasil karena terduga pelaksana tertutup mobil box. Dua hari kemudian, korban dan temannya menemukan postingan helm yang hilang di marketplace Facebook. Setelah melakukan penyamaran sebagai pembeli dan berkomunikasi dengan pelaku melalui chat WhatsApp, mereka sepakat untuk bertemu di KM 19 Binjai, tulis akun tersebut. Penjual helm di marketplace itu kemudian datang. Pihak yang menjadi korban pun terkejut, sebab penjualnya tampak mengenakan seragam Dishub lengkap. Ketika diminta uraian, kedua orang tidak bertanggung jawab tersebut tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan. Padahal barang milik pihak yang menjadi korban ada di tangan keduanya, jelas kuat menjadi bukti mereka terindikasi sebagai pencuri atau aktivitas penadahan barang curian, tambahnya. BACA JUGA.. Catridge POD Mengandung Kokain Menanggapi video viral itu, Dishub Kota Medan melakukan penegasan kembali. Ketua Tim Humas Dishub Medan, Ali Hahn menyebut seragam yang digunakan petugas di dalam video bukanlah milik Dishub Medan. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, menanggapi beredarnya video serta pemberitaan mengenai terlibatnya personel dishub dalam kasus jual beli helm, Dinas Perhubungan Kota Medan dengan tegas menyampaikan keterangan tambahan bahwa personel yang terlihat dalam video tersebut bukanlah personel dinas perhubungan Kota Medan, ujar Ali dalam video di akun Instagram resmi Dinas Perhubungan Kota Medan. BACA JUGA.. Narkotika Senilai Rp50 Miliar Dimusnahkan Ali menuturkan, setelah dilakukan pengecekan internal, dipastikan pria yang mengenakan seragam di video viral tersebut bukan anggota Dishub Medan. Logo, seragam dan atribut yang digunakan dalam video tersebut bukan merupakan lambang resmi Kota Medan dan tidak sesuai dengan ketentuan seragam Dishub Medan. Dengan demikian kami menggarisbawahi bahwa Dinas Perhubungan Kota Medan tidak memiliki keterlibatan dalam tindakan tersebut, ungkapnya. Ia pun mengimbau kepada publik untuk tidak cepat mengambil kesimpulan sebelum ada siaran resmi dari pihak terkait. Kami mengimbau kalangan masyarakat untuk tidak mengambil kesimpulan sebelum adanya klarifikasi tambahan resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman, tutupnya.(dtk)
POSMETRO MEDAN Gawat! Pria berseragam Dinas Perhubungan (Dishub) menjual helm curian, melalui marketplace. Itu terungkap saat pemilik helm membeli helm tersebut. Transaksi jual beli sempat direkam pihak yang menjadi korban dan videonya viral. Dalam narasi video berdurasi sekitar 1 menit tersebut, seseorang terkejut mengetahui helmnya yang hilang tampak dijual di marketplace. Lalu coba membeli helm tersebut dengan metode Cash On Delivery (COD). Sebuah perkara tindak pencurian helm motor terjadi di parkiran Alfamidi Jalan Ringroad, dekat RSU Tere Margaret, pada Selasa, 18 November 2027. Korban memarkirkan motornya dan meletakkan helm di atas jok dalam keadaan safety, namun saat kembali, helm tersebut sudah tidak ada, demikian narasi unggahan tersebut. BACA JUGA.. Avanza Ditabrak KA, Pengemudi Kabur Awalnya saat helmnya hilang, korban sempat meminta untuk melihat CCTV. Namun tidak mendapatkan hasil karena terduga pelaksana tertutup mobil box. Dua hari kemudian, korban dan temannya menemukan postingan helm yang hilang di marketplace Facebook. Setelah melakukan penyamaran sebagai pembeli dan berkomunikasi dengan oknum pelaku melalui chat WhatsApp, mereka sepakat untuk bertemu di KM 19 Binjai, tulis akun tersebut. Penjual helm di marketplace itu kemudian datang. Pihak yang dirugikan pun terkejut, sebab penjualnya tampak mengenakan seragam Dishub lengkap. Ketika diminta uraian, kedua oknum tersebut tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan. Padahal barang milik pihak yang dirugikan ada di tangan keduanya, jelas kuat menjadi bukti mereka terindikasi sebagai pencuri atau aktivitas penadahan barang curian, tambahnya. BACA JUGA.. Catridge POD Mengandung Kokain Menanggapi video viral itu, Dishub Kota Medan melakukan klarifikasi tambahan. Ketua Tim Humas Dishub Medan, Ali Hahn menyebut seragam yang digunakan petugas di dalam video bukanlah milik Dishub Medan. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, menanggapi beredarnya video serta pemberitaan mengenai terlibatnya personel dishub dalam insiden jual beli helm, Dinas Perhubungan Kota Medan dengan tegas menyampaikan pelurusan informasi bahwa personel yang terlihat dalam video tersebut bukanlah personel dinas perhubungan Kota Medan, ujar Ali dalam video di akun Instagram resmi Dinas Perhubungan Kota Medan. BACA JUGA.. Narkotika Senilai Rp50 Miliar Dimusnahkan Ali menuturkan, setelah dilakukan pengecekan internal, dipastikan pria yang mengenakan seragam di video viral tersebut bukan anggota Dishub Medan. Logo, seragam dan atribut yang digunakan dalam video tersebut bukan merupakan lambang resmi Kota Medan dan tidak sesuai dengan ketentuan seragam Dishub Medan. Dengan demikian kami menegaskan bahwa Dinas Perhubungan Kota Medan tidak memiliki keterlibatan dalam tindakan tersebut, ungkapnya. Ia pun mengimbau kepada komunitas untuk tidak cepat mengambil kesimpulan sebelum ada siaran resmi dari pihak terkait. Kami mengimbau komunitas untuk tidak mengambil kesimpulan sebelum adanya pelurusan informasi resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman, tutupnya.(dtk)
POSMETRO MEDAN Gawat! Pria berseragam Dinas Perhubungan (Dishub) menjual helm curian, melalui marketplace. Itu terungkap saat pemilik helm membeli helm tersebut.
Transaksi jual beli sempat direkam pihak yang dirugikan dan videonya viral. Dalam narasi video berdurasi sekitar 1 menit tersebut, seseorang terkejut mengetahui helmnya yang hilang tampak dijual di marketplace. Lalu coba membeli helm tersebut dengan metode Cash On Delivery (COD).
Sebuah perkara tindak pencurian helm motor terjadi di parkiran Alfamidi Jalan Ringroad, dekat RSU Tere Margaret, pada Selasa, 18 November 2026. Korban memarkirkan motornya dan meletakkan helm di atas jok dalam keadaan safety, namun saat kembali, helm tersebut sudah tidak ada, demikian narasi unggahan tersebut.
BACA JUGA.. Avanza Ditabrak KA, Pengemudi Kabur
BACA JUGA.. Avanza Ditabrak KA, Pengemudi Kabur
BACA JUGA..
Avanza Ditabrak KA, Pengemudi Kabur
Awalnya saat helmnya hilang, korban sempat meminta untuk melihat CCTV. Namun tidak mendapatkan hasil karena pelaku tertutup mobil box.
Dua hari kemudian, pihak yang menjadi korban dan temannya menemukan postingan helm yang hilang di marketplace Facebook. Setelah melakukan penyamaran sebagai pembeli dan berkomunikasi dengan terduga pelaksana melalui chat WhatsApp, mereka sepakat untuk bertemu di KM 19 Binjai, tulis akun tersebut.
Penjual helm di marketplace itu kemudian datang. Pihak yang menjadi korban pun terkejut, sebab penjualnya tampak mengenakan seragam Dishub lengkap.
Ketika diminta paparan, kedua oknum tersebut tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan. Padahal barang milik korban ada di tangan keduanya, jelas kuat menjadi bukti mereka terindikasi sebagai pencuri atau aktivitas penadahan barang curian, tambahnya.
BACA JUGA.. Catridge POD Mengandung Kokain
BACA JUGA.. Catridge POD Mengandung Kokain
BACA JUGA..
Catridge POD Mengandung Kokain
Menanggapi video viral itu, Dishub Kota Medan melakukan pelurusan informasi. Ketua Tim Humas Dishub Medan, Ali Hahn menyebut seragam yang digunakan petugas di dalam video bukanlah milik Dishub Medan.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, menanggapi beredarnya video serta pemberitaan mengenai terlibatnya personel dishub dalam peristiwa hukum jual beli helm, Dinas Perhubungan Kota Medan dengan tegas menyampaikan penegasan kembali bahwa personel yang terlihat dalam video tersebut bukanlah personel dinas perhubungan Kota Medan, ujar Ali dalam video di akun Instagram resmi Dinas Perhubungan Kota Medan.
BACA JUGA.. Narkotika Senilai Rp50 Miliar Dimusnahkan
BACA JUGA.. Narkotika Senilai Rp50 Miliar Dimusnahkan
BACA JUGA..
Narkotika Senilai Rp50 Miliar Dimusnahkan
Ali menuturkan, setelah dilakukan pengecekan internal, dipastikan pria yang mengenakan seragam di video viral tersebut bukan anggota Dishub Medan.
Logo, seragam dan atribut yang digunakan dalam video tersebut bukan merupakan lambang resmi Kota Medan dan tidak sesuai dengan ketentuan seragam Dishub Medan. Dengan demikian kami menekankan bahwa Dinas Perhubungan Kota Medan tidak memiliki keterlibatan dalam tindakan tersebut, ungkapnya.
Ia pun mengimbau kepada kalangan masyarakat untuk tidak cepat mengambil kesimpulan sebelum ada siaran resmi dari pihak terkait.
Kami mengimbau komunitas untuk tidak mengambil kesimpulan sebelum adanya pelurusan informasi resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman, tutupnya.(dtk)
BACA JUGA...
Remaja Tewas Dilindas Tronton, Teman Kritis Kadishub Medan Ditahan Motor Hilang Berhasil Ditemukan, Penduduk Apresiasi dan Sampaikan Terimakasih Kepada Polsek Balige Kejatisu Sita Rp 113,4 M Peristiwa hukum Aset Lahan PTPN I 1,5 Kilo Sabu dari Malaysia Gagal Lewati Asahan Tim Audit Poldasu Dalami Isu Kabid Propam Memeras Mayat Pria Bertato di Kaki Bermarga Sembiring Residivis Cetak dan Edar Upal, Puluhan Juta Mata uang rupiah Diamankan Sedot Sabu, Tangan Pecandu Diborgol Miliki 421 Paket Sabu, Sepasang Kekasih Nginap di Kantor Petugas kepolisian
Remaja Tewas Dilindas Tronton, Teman Kritis
Motor Hilang Berhasil Ditemukan, Masyarakat Apresiasi dan Sampaikan Terimakasih Kepada Polsek Balige
Kejatisu Sita Rp 113,4 M Insiden Aset Lahan PTPN I
1,5 Kilo Sabu dari Malaysia Gagal Lewati Asahan
Tim Audit Poldasu Dalami Isu Kabid Propam Memeras
Mayat Pria Bertato di Kaki Bermarga Sembiring
Residivis Cetak dan Edar Upal, Puluhan Juta Rupiah Diamankan
Sedot Sabu, Tangan Pecandu Diborgol
Miliki 421 Paket Sabu, Sepasang Kekasih Nginap di Kantor Petugas kepolisian rc777 slot apk menjadi perhatian besar masyarakat.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa rc777 slot apk sangat relevan saat ini. Banyak pihak menilai bahwa rc777 slot apk sangat relevan saat ini. Banyak pihak menilai bahwa rc777 slot apk sangat relevan saat ini.