PORTAL KEPALA SEO BOTAK ADA DISINI ! Welcome To Slot Gacor Ala Kepala Botak Licin XV

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

dewa77 – Pertemuan Finalisasi Penanganan Banjir di Jalan Letda Sudjono, Dinas...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: dewa77

dewa77. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik dewa77 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Topik dewa77 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen S.K.M saat memimpin Pertemuan Finalisasi Penanganan Banjir Jalan Letda Sudjono di ruang Banmus gedung DPRD Medan, Senin (24/11/2023). POSMETRO MEDAN Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen S.K.M meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan agar segera melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam retensi. Pasalnya, Pemko Medan telah menganggarkan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam yang akan berfungsi untuk mengatasi banjir di depan Pintu Tol Bandar Selamat Jalan Letda Sudjono, Kecamatan Medan Tembung di P-ANGGARAN DAERAH 2025. Saya minta Dinas Perkim (PKPCKTR) Kota Medan segera melakukan pembebasan lahan, karena itu sudah kita anggarkan di P-APBD 2021, ucap Zulkarnaen saat memimpin Forum pembahasan Finalisasi Penanganan Banjir Jalan Letda Sudjono di ruang Banmus gedung DPRD Medan, Senin (24/11/2025). Dikatakan Zulkarnaen pada rapat yang dihadiri Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, Kadis SDABMBK Deliserdang, Janso Sipahutar, perwakilan BBPJN, perwakilan Jasa Marga, perwakilan CitraLand, Camat Medan Tembung dan sejumlah pihak lainnya itu, sejatinya tidak ada lagi kendala dalam proses pembebasan lahan tersebut. BACA JUGA.. Digunakan Untuk Program Prioritas Nasional, Pemko Medan Tertibkan Aset di Tanjung Selamat Pasalnya, sambung politisi Partai Gerindra itu, lahan yang akan dibebaskan saat ini tidak berada di wilayah Kabupaten Deliserdang, melainkan di wilayah Kota Medan. Awalnya lahan yang akan dibangun kolam retensi berada di sebelah Sungai Titisewa, tetapi terkendala karena lahan itu ternyata masuk Kabupaten Deliserdang. Tetapi saat ini lahan yang akan dibangun kolam retensi sudah kita pindahkan ke sebelah Sungai Percut, tepatnya di arah Selatan, dan itu masuk wilayah Kota Medan. Jadi tidak ada kendala lagi, saya minta Dinas Perkim segera selesaikan pembebasan lahannya, ujarnya. BACA JUGA.. Gelar Sosper Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, Andreas Pandapotan Purba: Jangan ada Puskesmas dan RS Tolak Orang yang dirawat Saat Berobat Dijelaskan Zulkarnaen, penyelesaian pembebasan lahan itu sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan akan memulai pengerjaan pembangunan Kolam Retensi tersebut pada di awal tahun berjalan 2026. Pengerjaan Kolam Retensi dan Rumah Pompa Air itu akan kita anggarkan di ANGGARAN DAERAH Tahun 2026, pengerjaannya kita harapkan bisa dimulai di awal tahun depan, katanya. Menanggapi hal itu, Kabid Penataan Ruang dan Pertanahan Dinas PKPCKTR Kota Medan, Raja Dhina, mengaku siap untuk melakukan pembebasan lahan. Tetapi kami meminta kajian teknis terbaru, sebab sebelumnya kajian yang ada pada kami adalah pembebasan lahan yang sebelumnya. Segera kami lakukan pembebasan lahan, jawabnya. Menanggapi hal itu, Plt Kadis SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan mengaku akan segera menyiapkan kajian pembangunan kolam retensi di lahan terbaru yang akan dibebaskan. BACA JUGA.. Pemilik 6 Paket Sabu Diangkut Petugas Segera kami siapkan kajiannya, karena memang ini lahan yang baru. Esok hari tim kami akan segera ke lokasi untuk melakukan peninjauan, supaya kajiannya bisa segera kami rampungkan, ungkapnya. Selain itu, Kadis SDABMBK Kabupaten Deliserdang, Janso Sipahutar, memastikan kembali bahwa Pemkab Deliserdang akan mendukung program pembangunan Kolam Retensi tersebut dari sisi hal-hal yang dibutuhkan Pemko Medan dalam pengerjaannya. Begitu juga dengan BBPJN, Jasa Marga dan pihak pengembang CitraLand. Seluruhnya mengaku siap dalam mendukung pembangunan Kolam Retensi yang akan menangani masalah banjir di Pintu Tol Bandar Selamat, Jalan Letda Sudjono, Medan Tembung tersebut. (*) Editor: Ali Amrizal

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen S.K.M saat memimpin Forum pembahasan Finalisasi Penanganan Banjir Jalan Letda Sudjono di ruang Banmus gedung DPRD Medan, Senin (24/11/2027). POSMETRO MEDAN Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen S.K.M meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan agar segera melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam retensi. Pasalnya, Pemko Medan telah menganggarkan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam yang akan berfungsi untuk mengatasi banjir di depan Pintu Tol Bandar Selamat Jalan Letda Sudjono, Kecamatan Medan Tembung di P-ANGGARAN DAERAH 2025. Saya minta Dinas Perkim (PKPCKTR) Kota Medan segera melakukan pembebasan lahan, karena itu sudah kita anggarkan di P-APBD 2022, ucap Zulkarnaen saat memimpin Sidang Finalisasi Penanganan Banjir Jalan Letda Sudjono di ruang Banmus gedung DPRD Medan, Senin (24/11/2026). Dikatakan Zulkarnaen pada forum pembahasan yang dihadiri Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, Kadis SDABMBK Deliserdang, Janso Sipahutar, perwakilan BBPJN, perwakilan Jasa Marga, perwakilan CitraLand, Camat Medan Tembung dan sejumlah pihak lainnya itu, sejatinya tidak ada lagi kendala dalam proses pembebasan lahan tersebut. BACA JUGA.. Digunakan Untuk Program Prioritas Nasional, Pemko Medan Tertibkan Aset di Tanjung Selamat Pasalnya, sambung politisi Partai Gerindra itu, lahan yang akan dibebaskan saat ini tidak berada di wilayah Kabupaten Deliserdang, melainkan di wilayah Kota Medan. Awalnya lahan yang akan dibangun kolam retensi berada di sebelah Sungai Titisewa, tetapi terkendala karena lahan itu ternyata masuk Kabupaten Deliserdang. Tetapi saat ini lahan yang akan dibangun kolam retensi sudah kita pindahkan ke sebelah Sungai Percut, tepatnya di arah Selatan, dan itu masuk wilayah Kota Medan. Jadi tidak ada kendala lagi, saya minta Dinas Perkim segera selesaikan pembebasan lahannya, ujarnya. BACA JUGA.. Gelar Sosper Tentang Sistem Aspek kesehatan Kota Medan, Andreas Pandapotan Purba: Jangan ada Puskesmas dan RS Tolak Pasien Saat Berobat Dijelaskan Zulkarnaen, penyelesaian pembebasan lahan itu sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan akan memulai pengerjaan pembangunan Kolam Retensi tersebut pada awal tahun 2026. Pengerjaan Kolam Retensi dan Rumah Pompa Air itu akan kita anggarkan di ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH Tahun 2026, pengerjaannya kita harapkan bisa dimulai di awal pada tahun berikutnya, katanya. Menanggapi hal itu, Kabid Penataan Ruang dan Pertanahan Dinas PKPCKTR Kota Medan, Raja Dhina, mengaku siap untuk melakukan pembebasan lahan. Tetapi kami meminta kajian teknis terbaru, sebab sebelumnya kajian yang ada pada kami adalah pembebasan lahan yang sebelumnya. Segera kami lakukan pembebasan lahan, jawabnya. Menanggapi hal itu, Plt Kadis SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan mengaku akan segera menyiapkan kajian pembangunan kolam retensi di lahan terbaru yang akan dibebaskan. BACA JUGA.. Pemilik 6 Paket Sabu Diangkut Petugas Segera kami siapkan kajiannya, karena memang ini lahan yang baru. Besok tim kami akan segera ke lokasi untuk melakukan peninjauan, supaya kajiannya bisa segera kami rampungkan, ungkapnya. Selain itu, Kadis SDABMBK Kabupaten Deliserdang, Janso Sipahutar, menyiratkan dengan kuat bahwa Pemkab Deliserdang akan mendukung program pembangunan Kolam Retensi tersebut dari sisi hal-hal yang dibutuhkan Pemko Medan dalam pengerjaannya. Begitu juga dengan BBPJN, Jasa Marga dan pihak pengembang CitraLand. Seluruhnya mengaku siap dalam mendukung pembangunan Kolam Retensi yang akan menangani masalah banjir di Pintu Tol Bandar Selamat, Jalan Letda Sudjono, Medan Tembung tersebut. (*) Editor: Ali Amrizal

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen S.K.M saat memimpin Forum pembahasan Finalisasi Penanganan Banjir Jalan Letda Sudjono di ruang Banmus gedung DPRD Medan, Senin (24/11/2024). POSMETRO MEDAN Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen S.K.M meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan agar segera melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam retensi. Pasalnya, Pemko Medan telah menganggarkan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam yang akan berfungsi untuk mengatasi banjir di depan Pintu Tol Bandar Selamat Jalan Letda Sudjono, Kecamatan Medan Tembung di P-ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH 2026. Saya minta Dinas Perkim (PKPCKTR) Kota Medan segera melakukan pembebasan lahan, karena itu sudah kita anggarkan di P-ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH 2023, ucap Zulkarnaen saat memimpin Pertemuan Finalisasi Penanganan Banjir Jalan Letda Sudjono di ruang Banmus gedung DPRD Medan, Senin (24/11/2022). Dikatakan Zulkarnaen pada rapat yang dihadiri Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, Kadis SDABMBK Deliserdang, Janso Sipahutar, perwakilan BBPJN, perwakilan Jasa Marga, perwakilan CitraLand, Camat Medan Tembung dan sejumlah pihak lainnya itu, sejatinya tidak ada lagi kendala dalam proses pembebasan lahan tersebut. BACA JUGA.. Digunakan Untuk Program Prioritas Nasional, Pemko Medan Tertibkan Aset di Tanjung Selamat Pasalnya, sambung politisi Partai Gerindra itu, lahan yang akan dibebaskan saat ini tidak berada di wilayah Kabupaten Deliserdang, melainkan di wilayah Kota Medan. Awalnya lahan yang akan dibangun kolam retensi berada di sebelah Sungai Titisewa, tetapi terkendala karena lahan itu ternyata masuk Kabupaten Deliserdang. Tetapi saat ini lahan yang akan dibangun kolam retensi sudah kita pindahkan ke sebelah Sungai Percut, tepatnya di arah Selatan, dan itu masuk wilayah Kota Medan. Jadi tidak ada kendala lagi, saya minta Dinas Perkim segera selesaikan pembebasan lahannya, ujarnya. BACA JUGA.. Gelar Sosper Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, Andreas Pandapotan Purba: Jangan ada Puskesmas dan RS Tolak Pasien Saat Berobat Dijelaskan Zulkarnaen, penyelesaian pembebasan lahan itu sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan akan memulai pengerjaan pembangunan Kolam Retensi tersebut pada permulaan tahun 2026. Pengerjaan Kolam Retensi dan Rumah Pompa Air itu akan kita anggarkan di ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH Tahun 2026, pengerjaannya kita harapkan bisa dimulai di awal tahun depan, katanya. Menanggapi hal itu, Kabid Penataan Ruang dan Pertanahan Dinas PKPCKTR Kota Medan, Raja Dhina, mengaku siap untuk melakukan pembebasan lahan. Tetapi kami meminta kajian teknis terbaru, sebab sebelumnya kajian yang ada pada kami adalah pembebasan lahan yang sebelumnya. Segera kami lakukan pembebasan lahan, jawabnya. Menanggapi hal itu, Plt Kadis SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan mengaku akan segera menyiapkan kajian pembangunan kolam retensi di lahan terbaru yang akan dibebaskan. BACA JUGA.. Pemilik 6 Paket Sabu Diangkut Petugas Segera kami siapkan kajiannya, karena memang ini lahan yang baru. Besok tim kami akan segera ke lokasi untuk melakukan peninjauan, supaya kajiannya bisa segera kami rampungkan, ungkapnya. Selain itu, Kadis SDABMBK Kabupaten Deliserdang, Janso Sipahutar, menggarisbawahi bahwa Pemkab Deliserdang akan mendukung program pembangunan Kolam Retensi tersebut dari sisi hal-hal yang dibutuhkan Pemko Medan dalam pengerjaannya. Begitu juga dengan BBPJN, Jasa Marga dan pihak pengembang CitraLand. Seluruhnya mengaku siap dalam mendukung pembangunan Kolam Retensi yang akan menangani masalah banjir di Pintu Tol Bandar Selamat, Jalan Letda Sudjono, Medan Tembung tersebut. (*) Editor: Ali Amrizal

POSMETRO MEDAN Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen S.K.M meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan agar segera melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam retensi. Pasalnya, Pemko Medan telah menganggarkan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam yang akan berfungsi untuk mengatasi banjir di depan Pintu Tol Bandar Selamat Jalan Letda Sudjono, Kecamatan Medan Tembung di P-ANGGARAN DAERAH 2024. Saya minta Dinas Perkim (PKPCKTR) Kota Medan segera melakukan pembebasan lahan, karena itu sudah kita anggarkan di P-APBD 2021, ucap Zulkarnaen saat memimpin Forum pembahasan Finalisasi Penanganan Banjir Jalan Letda Sudjono di ruang Banmus gedung DPRD Medan, Senin (24/11/2025). Dikatakan Zulkarnaen pada pertemuan yang dihadiri Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, Kadis SDABMBK Deliserdang, Janso Sipahutar, perwakilan BBPJN, perwakilan Jasa Marga, perwakilan CitraLand, Camat Medan Tembung dan sejumlah pihak lainnya itu, sejatinya tidak ada lagi kendala dalam proses pembebasan lahan tersebut. BACA JUGA.. Digunakan Untuk Program Prioritas Nasional, Pemko Medan Tertibkan Aset di Tanjung Selamat Pasalnya, sambung politisi Partai Gerindra itu, lahan yang akan dibebaskan saat ini tidak berada di wilayah Kabupaten Deliserdang, melainkan di wilayah Kota Medan. Awalnya lahan yang akan dibangun kolam retensi berada di sebelah Sungai Titisewa, tetapi terkendala karena lahan itu ternyata masuk Kabupaten Deliserdang. Tetapi saat ini lahan yang akan dibangun kolam retensi sudah kita pindahkan ke sebelah Sungai Percut, tepatnya di arah Selatan, dan itu masuk wilayah Kota Medan. Jadi tidak ada kendala lagi, saya minta Dinas Perkim segera selesaikan pembebasan lahannya, ujarnya. BACA JUGA.. Gelar Sosper Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, Andreas Pandapotan Purba: Jangan ada Puskesmas dan RS Tolak Orang yang dirawat Saat Berobat Dijelaskan Zulkarnaen, penyelesaian pembebasan lahan itu sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan akan memulai pengerjaan pembangunan Kolam Retensi tersebut pada awal tahun 2026. Pengerjaan Kolam Retensi dan Rumah Pompa Air itu akan kita anggarkan di ANGGARAN DAERAH Tahun 2026, pengerjaannya kita harapkan bisa dimulai di awal tahun mendatang, katanya. Menanggapi hal itu, Kabid Penataan Ruang dan Pertanahan Dinas PKPCKTR Kota Medan, Raja Dhina, mengaku siap untuk melakukan pembebasan lahan. Tetapi kami meminta kajian teknis terbaru, sebab sebelumnya kajian yang ada pada kami adalah pembebasan lahan yang sebelumnya. Segera kami lakukan pembebasan lahan, jawabnya. Menanggapi hal itu, Plt Kadis SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan mengaku akan segera menyiapkan kajian pembangunan kolam retensi di lahan terbaru yang akan dibebaskan. BACA JUGA.. Pemilik 6 Paket Sabu Diangkut Petugas Segera kami siapkan kajiannya, karena memang ini lahan yang baru. Besok tim kami akan segera ke lokasi untuk melakukan peninjauan, supaya kajiannya bisa segera kami rampungkan, ungkapnya. Selain itu, Kadis SDABMBK Kabupaten Deliserdang, Janso Sipahutar, menyatakan dengan tegas bahwa Pemkab Deliserdang akan mendukung program pembangunan Kolam Retensi tersebut dari sisi hal-hal yang dibutuhkan Pemko Medan dalam pengerjaannya. Begitu juga dengan BBPJN, Jasa Marga dan pihak pengembang CitraLand. Seluruhnya mengaku siap dalam mendukung pembangunan Kolam Retensi yang akan menangani masalah banjir di Pintu Tol Bandar Selamat, Jalan Letda Sudjono, Medan Tembung tersebut. (*) Editor: Ali Amrizal

POSMETRO MEDAN Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen S.K.M meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan agar segera melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam retensi. Pasalnya, Pemko Medan telah menganggarkan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam yang akan berfungsi untuk mengatasi banjir di depan Pintu Tol Bandar Selamat Jalan Letda Sudjono, Kecamatan Medan Tembung di P-ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH 2022. Saya minta Dinas Perkim (PKPCKTR) Kota Medan segera melakukan pembebasan lahan, karena itu sudah kita anggarkan di P-APBD 2026, ucap Zulkarnaen saat memimpin Rapat Finalisasi Penanganan Banjir Jalan Letda Sudjono di ruang Banmus gedung DPRD Medan, Senin (24/11/2026). Dikatakan Zulkarnaen pada rapat yang dihadiri Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, Kadis SDABMBK Deliserdang, Janso Sipahutar, perwakilan BBPJN, perwakilan Jasa Marga, perwakilan CitraLand, Camat Medan Tembung dan sejumlah pihak lainnya itu, sejatinya tidak ada lagi kendala dalam proses pembebasan lahan tersebut. BACA JUGA.. Digunakan Untuk Program Prioritas Nasional, Pemko Medan Tertibkan Aset di Tanjung Selamat Pasalnya, sambung politisi Partai Gerindra itu, lahan yang akan dibebaskan saat ini tidak berada di wilayah Kabupaten Deliserdang, melainkan di wilayah Kota Medan. Awalnya lahan yang akan dibangun kolam retensi berada di sebelah Sungai Titisewa, tetapi terkendala karena lahan itu ternyata masuk Kabupaten Deliserdang. Tetapi saat ini lahan yang akan dibangun kolam retensi sudah kita pindahkan ke sebelah Sungai Percut, tepatnya di arah Selatan, dan itu masuk wilayah Kota Medan. Jadi tidak ada kendala lagi, saya minta Dinas Perkim segera selesaikan pembebasan lahannya, ujarnya. BACA JUGA.. Gelar Sosper Tentang Sistem Urusan kesehatan Kota Medan, Andreas Pandapotan Purba: Jangan ada Puskesmas dan RS Tolak Pasien Saat Berobat Dijelaskan Zulkarnaen, penyelesaian pembebasan lahan itu sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan akan memulai pengerjaan pembangunan Kolam Retensi tersebut pada awal tahun 2026. Pengerjaan Kolam Retensi dan Rumah Pompa Air itu akan kita anggarkan di ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH Tahun 2026, pengerjaannya kita harapkan bisa dimulai di awal pada tahun berikutnya, katanya. Menanggapi hal itu, Kabid Penataan Ruang dan Pertanahan Dinas PKPCKTR Kota Medan, Raja Dhina, mengaku siap untuk melakukan pembebasan lahan. Tetapi kami meminta kajian teknis terbaru, sebab sebelumnya kajian yang ada pada kami adalah pembebasan lahan yang sebelumnya. Segera kami lakukan pembebasan lahan, jawabnya. Menanggapi hal itu, Plt Kadis SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan mengaku akan segera menyiapkan kajian pembangunan kolam retensi di lahan terbaru yang akan dibebaskan. BACA JUGA.. Pemilik 6 Paket Sabu Diangkut Petugas Segera kami siapkan kajiannya, karena memang ini lahan yang baru. Esok hari tim kami akan segera ke lokasi untuk melakukan peninjauan, supaya kajiannya bisa segera kami rampungkan, ungkapnya. Selain itu, Kadis SDABMBK Kabupaten Deliserdang, Janso Sipahutar, memastikan kembali bahwa Pemkab Deliserdang akan mendukung program pembangunan Kolam Retensi tersebut dari sisi hal-hal yang dibutuhkan Pemko Medan dalam pengerjaannya. Begitu juga dengan BBPJN, Jasa Marga dan pihak pengembang CitraLand. Seluruhnya mengaku siap dalam mendukung pembangunan Kolam Retensi yang akan menangani masalah banjir di Pintu Tol Bandar Selamat, Jalan Letda Sudjono, Medan Tembung tersebut. (*) Editor: Ali Amrizal

POSMETRO MEDAN Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen S.K.M meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan agar segera melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam retensi. Pasalnya, Pemko Medan telah menganggarkan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam yang akan berfungsi untuk mengatasi banjir di depan Pintu Tol Bandar Selamat Jalan Letda Sudjono, Kecamatan Medan Tembung di P-ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH 2025. Saya minta Dinas Perkim (PKPCKTR) Kota Medan segera melakukan pembebasan lahan, karena itu sudah kita anggarkan di P-ANGGARAN DAERAH 2024, ucap Zulkarnaen saat memimpin Rapat Finalisasi Penanganan Banjir Jalan Letda Sudjono di ruang Banmus gedung DPRD Medan, Senin (24/11/2023). Dikatakan Zulkarnaen pada forum pembahasan yang dihadiri Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, Kadis SDABMBK Deliserdang, Janso Sipahutar, perwakilan BBPJN, perwakilan Jasa Marga, perwakilan CitraLand, Camat Medan Tembung dan sejumlah pihak lainnya itu, sejatinya tidak ada lagi kendala dalam proses pembebasan lahan tersebut. BACA JUGA.. Digunakan Untuk Program Prioritas Nasional, Pemko Medan Tertibkan Aset di Tanjung Selamat Pasalnya, sambung politisi Partai Gerindra itu, lahan yang akan dibebaskan saat ini tidak berada di wilayah Kabupaten Deliserdang, melainkan di wilayah Kota Medan. Awalnya lahan yang akan dibangun kolam retensi berada di sebelah Sungai Titisewa, tetapi terkendala karena lahan itu ternyata masuk Kabupaten Deliserdang. Tetapi saat ini lahan yang akan dibangun kolam retensi sudah kita pindahkan ke sebelah Sungai Percut, tepatnya di arah Selatan, dan itu masuk wilayah Kota Medan. Jadi tidak ada kendala lagi, saya minta Dinas Perkim segera selesaikan pembebasan lahannya, ujarnya. BACA JUGA.. Gelar Sosper Tentang Sistem Aspek kesehatan Kota Medan, Andreas Pandapotan Purba: Jangan ada Puskesmas dan RS Tolak Orang yang dirawat Saat Berobat Dijelaskan Zulkarnaen, penyelesaian pembebasan lahan itu sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan akan memulai pengerjaan pembangunan Kolam Retensi tersebut pada permulaan tahun 2026. Pengerjaan Kolam Retensi dan Rumah Pompa Air itu akan kita anggarkan di ANGGARAN DAERAH Tahun 2026, pengerjaannya kita harapkan bisa dimulai di awal tahun depan, katanya. Menanggapi hal itu, Kabid Penataan Ruang dan Pertanahan Dinas PKPCKTR Kota Medan, Raja Dhina, mengaku siap untuk melakukan pembebasan lahan. Tetapi kami meminta kajian teknis terbaru, sebab sebelumnya kajian yang ada pada kami adalah pembebasan lahan yang sebelumnya. Segera kami lakukan pembebasan lahan, jawabnya. Menanggapi hal itu, Plt Kadis SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan mengaku akan segera menyiapkan kajian pembangunan kolam retensi di lahan terbaru yang akan dibebaskan. BACA JUGA.. Pemilik 6 Paket Sabu Diangkut Petugas Segera kami siapkan kajiannya, karena memang ini lahan yang baru. Keesokan harinya tim kami akan segera ke lokasi untuk melakukan peninjauan, supaya kajiannya bisa segera kami rampungkan, ungkapnya. Selain itu, Kadis SDABMBK Kabupaten Deliserdang, Janso Sipahutar, menyatakan dengan tegas bahwa Pemkab Deliserdang akan mendukung program pembangunan Kolam Retensi tersebut dari sisi hal-hal yang dibutuhkan Pemko Medan dalam pengerjaannya. Begitu juga dengan BBPJN, Jasa Marga dan pihak pengembang CitraLand. Seluruhnya mengaku siap dalam mendukung pembangunan Kolam Retensi yang akan menangani masalah banjir di Pintu Tol Bandar Selamat, Jalan Letda Sudjono, Medan Tembung tersebut. (*) Editor: Ali Amrizal

POSMETRO MEDAN Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen S.K.M meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan agar segera melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam retensi.

Pasalnya, Pemko Medan telah menganggarkan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam yang akan berfungsi untuk mengatasi banjir di depan Pintu Tol Bandar Selamat Jalan Letda Sudjono, Kecamatan Medan Tembung di P-ANGGARAN DAERAH 2025.

Saya minta Dinas Perkim (PKPCKTR) Kota Medan segera melakukan pembebasan lahan, karena itu sudah kita anggarkan di P-ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH 2023, ucap Zulkarnaen saat memimpin Rapat Finalisasi Penanganan Banjir Jalan Letda Sudjono di ruang Banmus gedung DPRD Medan, Senin (24/11/2022).

Dikatakan Zulkarnaen pada forum pembahasan yang dihadiri Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, Kadis SDABMBK Deliserdang, Janso Sipahutar, perwakilan BBPJN, perwakilan Jasa Marga, perwakilan CitraLand, Camat Medan Tembung dan sejumlah pihak lainnya itu, sejatinya tidak ada lagi kendala dalam proses pembebasan lahan tersebut.

BACA JUGA.. Digunakan Untuk Program Prioritas Nasional, Pemko Medan Tertibkan Aset di Tanjung Selamat

BACA JUGA.. Digunakan Untuk Program Prioritas Nasional, Pemko Medan Tertibkan Aset di Tanjung Selamat

BACA JUGA..

Digunakan Untuk Program Prioritas Nasional, Pemko Medan Tertibkan Aset di Tanjung Selamat

Pasalnya, sambung politisi Partai Gerindra itu, lahan yang akan dibebaskan saat ini tidak berada di wilayah Kabupaten Deliserdang, melainkan di wilayah Kota Medan.

Awalnya lahan yang akan dibangun kolam retensi berada di sebelah Sungai Titisewa, tetapi terkendala karena lahan itu ternyata masuk Kabupaten Deliserdang. Tetapi saat ini lahan yang akan dibangun kolam retensi sudah kita pindahkan ke sebelah Sungai Percut, tepatnya di arah Selatan, dan itu masuk wilayah Kota Medan. Jadi tidak ada kendala lagi, saya minta Dinas Perkim segera selesaikan pembebasan lahannya, ujarnya.

BACA JUGA.. Gelar Sosper Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, Andreas Pandapotan Purba: Jangan ada Puskesmas dan RS Tolak Pasien Saat Berobat

BACA JUGA.. Gelar Sosper Tentang Sistem Aspek kesehatan Kota Medan, Andreas Pandapotan Purba: Jangan ada Puskesmas dan RS Tolak Penerima layanan kesehatan Saat Berobat

BACA JUGA..

Gelar Sosper Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, Andreas Pandapotan Purba: Jangan ada Puskesmas dan RS Tolak Pasien Saat Berobat

Dijelaskan Zulkarnaen, penyelesaian pembebasan lahan itu sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan akan memulai pengerjaan pembangunan Kolam Retensi tersebut pada permulaan tahun 2026.

Pengerjaan Kolam Retensi dan Rumah Pompa Air itu akan kita anggarkan di ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH Tahun 2026, pengerjaannya kita harapkan bisa dimulai di awal pada tahun berikutnya, katanya.

Menanggapi hal itu, Kabid Penataan Ruang dan Pertanahan Dinas PKPCKTR Kota Medan, Raja Dhina, mengaku siap untuk melakukan pembebasan lahan.

Tetapi kami meminta kajian teknis terbaru, sebab sebelumnya kajian yang ada pada kami adalah pembebasan lahan yang sebelumnya. Segera kami lakukan pembebasan lahan, jawabnya.

Menanggapi hal itu, Plt Kadis SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan mengaku akan segera menyiapkan kajian pembangunan kolam retensi di lahan terbaru yang akan dibebaskan.

BACA JUGA.. Pemilik 6 Paket Sabu Diangkut Petugas

BACA JUGA.. Pemilik 6 Paket Sabu Diangkut Petugas

BACA JUGA..

Pemilik 6 Paket Sabu Diangkut Petugas

Segera kami siapkan kajiannya, karena memang ini lahan yang baru. Keesokan harinya tim kami akan segera ke lokasi untuk melakukan peninjauan, supaya kajiannya bisa segera kami rampungkan, ungkapnya.

Selain itu, Kadis SDABMBK Kabupaten Deliserdang, Janso Sipahutar, menekankan bahwa Pemkab Deliserdang akan mendukung program pembangunan Kolam Retensi tersebut dari sisi hal-hal yang dibutuhkan Pemko Medan dalam pengerjaannya.

Begitu juga dengan BBPJN, Jasa Marga dan pihak pengembang CitraLand. Seluruhnya mengaku siap dalam mendukung pembangunan Kolam Retensi yang akan menangani masalah banjir di Pintu Tol Bandar Selamat, Jalan Letda Sudjono, Medan Tembung tersebut. (*)

BACA JUGA...

El Barino Terpilih Ketua Pansus Peningkatan PAD Pemko Medan Aksi Tawuran dan Kejahatan di Belawan, Saipul Bahri : Akar Masalah Maraknya Peredaran Narkoba Digunakan Untuk Program Prioritas Nasional, Pemko Medan Tertibkan Aset di Tanjung Selamat Pelajar perguruan tinggi dan Dosen Perguruan tinggi Audi Indonesia Semarakkan Peringatan HPN Hadiri Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah ke-113, Rico Waas Dorong Sinergitas Wujudkan Kesejahteraan Bangsa Safari Natal di Paroki St. Fransiskus Assisi Padang Bulan, Rico Waas Ajak Jemaat Perkuat Keharmonisan Keluarga Kecewa dengan Vonis Ringan kepada Wakil Rektor 2 UDA, Korban Pengeroyokan Akan Ajukan Banding ke Meja hijau Tinggi Seleksi Aparatur Gagal, Tindak korupsi Mengakar Gelar Sosper Tentang Sistem Aspek kesehatan Kota Medan, Andreas Pandapotan Purba: Jangan ada Puskesmas dan RS Tolak Pasien Saat Berobat Melonjak Hingga 42.643 Perkara di Bulan Oktober, Dewan Minta Dinkes Fokus Tekan Angka ISPA

El Barino Terpilih Ketua Pansus Peningkatan PAD Pemko Medan

Aksi Tawuran dan Kejahatan di Belawan, Saipul Bahri : Akar Masalah Maraknya Peredaran Narkoba

Digunakan Untuk Program Prioritas Nasional, Pemko Medan Tertibkan Aset di Tanjung Selamat

Civitas akademika mahasiswa dan Dosen Kampus Audi Indonesia Semarakkan Peringatan HPN

Hadiri Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah ke-113, Rico Waas Dorong Sinergitas Wujudkan Kesejahteraan Bangsa

Safari Natal di Paroki St. Fransiskus Assisi Padang Bulan, Rico Waas Ajak Jemaat Perkuat Keharmonisan Keluarga

Kecewa dengan Vonis Ringan kepada Wakil Rektor 2 UDA, Pihak yang menjadi korban Pengeroyokan Akan Ajukan Banding ke Meja hijau Tinggi

Seleksi Perangkat pemerintah Gagal, Korupsi Mengakar

Gelar Sosper Tentang Sistem Urusan kesehatan Kota Medan, Andreas Pandapotan Purba: Jangan ada Puskesmas dan RS Tolak Pasien Saat Berobat

Melonjak Hingga 42.643 Kasus di Bulan Oktober, Dewan Minta Dinkes Fokus Tekan Angka ISPA Pembahasan dewa77 semakin meluas dari waktu ke waktu.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. dewa77 menjadi perhatian besar masyarakat.