PORTAL KEPALA SEO BOTAK ADA DISINI ! Welcome To Slot Gacor Ala Kepala Botak Licin XV

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

Puluhan Petani HPPMI Kabupaten Bogor Gruduk Gedung Sate, Tuntut Aparatur nega...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: di antara contoh penerapan perilaku adil di masyarakat adalah sebagai berikut kecuali

di antara contoh penerapan perilaku adil di masyarakat adalah sebagai berikut kecuali. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. di antara contoh penerapan perilaku adil di masyarakat adalah sebagai berikut kecuali menjadi perhatian besar masyarakat.

redaksi 22 Oktober 2022 - 16:04

INFOJABAR.NEWS - Puluhan petani yang tergabung dalam Himpunan Peternak dan Petani Milenial Indonesia atau HPPMI Kabupaten Bogor . Mendatangi Gedung Sate untuk menyuarakan aspirasi dan keluh kesah mereka yang menganggap terjadi tindak pidana berupa penyerobotan lahan pertanian . Rabu (22/10/2021). Para petani berunjuk rasa di halaman depan Kantor Pemerintahan Gubernur Jawa Barat, dengan membawa spanduk-spanduk tuntutan yang berisikan seperti 'Tanah milik rakyat bukan milik PT', 'Kembalikan Tanah Kami', dan 'Asli adalah Palsu yang Disepakati'. Unjuk rasa mereka pun tak terlalu lama lantaran ada perwakilan dari Aparatur negara Provinsi Jabar, melalui Biro Hukum dan Perekonomian yang bersedia mendengarkan keluh kesah mereka dengan delapan orang perwakilan diajak masuk ke Gedung Sate. Audiensi pun berjalan aman dan lancar, dengan beberapa petani menyampaikan keluh kesah yang mereka rasakan dengan harapan Otoritas Provinsi Jabar dapat memberikan solusinya. "Alhamdulillah aksi yang kami lakukan berjalan kondusif. Tadi, kami langsung mendapat respon dari Biro Hukum Pemprov Jabar. Delapan orang masuk untuk beraudiensi. Alhamdulillah semua aspirasi kami utamanya warga sekitar petani Kecamatan Cijeruk, Bogor, sudah diterima,"ujar Ketua HPPMI Kabupaten Bogor , Yusuf Bachtiar. Yusuf menguraikan, ada beberapa tuntutan yang mereka suarakan, salah satunya komunitas ingin ada kepastian hukum dan ketentuan hukum dalam perkara ini sehingga dapat dengan tenang untuk kembali menggarap lahan pertanian. "Ya semoga, aparatur negara provinsi Jabar khususnya, berdiri di semua pihak dan kepentingan. Jangan hanya berdiri di penanaman modal atau lainnya,"ungkapnya.

INFOJABAR.NEWS - Puluhan petani yang tergabung dalam Himpunan Peternak dan Petani Milenial Indonesia atau HPPMI Kabupaten Bogor . Mendatangi Gedung Sate untuk menyuarakan aspirasi dan keluh kesah mereka yang menganggap terjadi perbuatan melawan hukum berupa penyerobotan lahan pertanian . Rabu (22/10/2025).

Para petani berunjuk rasa di halaman depan Kantor Pemerintahan Gubernur Jawa Barat, dengan membawa spanduk-spanduk tuntutan yang berisikan seperti 'Tanah milik rakyat bukan milik PT', 'Kembalikan Tanah Kami', dan 'Asli adalah Palsu yang Disepakati'.

Unjuk rasa mereka pun tak terlalu lama lantaran ada perwakilan dari Otoritas Provinsi Jabar, melalui Biro Hukum dan Perekonomian yang bersedia mendengarkan keluh kesah mereka dengan delapan orang perwakilan diajak masuk ke Gedung Sate.

Audiensi pun berjalan aman dan lancar, dengan beberapa petani menyampaikan keluh kesah yang mereka rasakan dengan harapan Pemangku kebijakan Provinsi Jabar dapat memberikan solusinya.

"Alhamdulillah aksi yang kami lakukan berjalan kondusif. Tadi, kami langsung mendapat respon dari Biro Hukum Pemprov Jabar. Delapan orang masuk untuk beraudiensi. Alhamdulillah semua aspirasi kami utamanya komunitas petani Kecamatan Cijeruk, Bogor, sudah diterima,"ujar Ketua HPPMI Kabupaten Bogor , Yusuf Bachtiar.

Yusuf mengklarifikasi, ada beberapa tuntutan yang mereka suarakan, salah satunya komunitas ingin ada kepastian hukum dan ketentuan hukum dalam masalah hukum ini sehingga dapat dengan tenang untuk kembali menggarap lahan pertanian.

"Ya semoga, aparatur negara provinsi Jabar khususnya, berdiri di semua pihak dan kepentingan. Jangan hanya berdiri di investasi atau lainnya,"ungkapnya.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.