cmd368 – Bencana Banjir di Jawa Barat Akibatkan Kerusakan Struktural Infrastr...
cmd368. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Banyak pihak menilai bahwa cmd368 sangat relevan saat ini.
INFOJABARNEWS - Bencana banjir melanda sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Barat ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah menuturkan, berdasarkan data yang dihimpun Bidang Statistik, sejak Januari-Mei 2024 telah terjadi bencana banjir dengan jumlah 94 peristiwa hukum, yang terjadi di 25 kota dan kabupaten di Jabar. Ada dua daerah, yakni Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar yang tidak mengalami banjir. Kabupaten/kota dengan perkara banjir terbanyak adalah Kabupaten Bandung dengan 10 peristiwa hukum, Kabupaten Bogor 9 masalah hukum, Kabupaten Sukabumi 8 peristiwa, Kota Sukabumi 7 insiden, lalu Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Majalengka 5 perkara, ucap Ika pada acara Statistika Webinar Series #3 Tahun 2024 dengan tema Mengenal Lebih Dekat Mitigasi Bancana di Jawa Barat di Kota Bandung, Kamis (2/5/2024). Menurut Ika, banjir di Jabar menyebabkan kerusakan struktural pada infrastruktur publik, seperti jalan, jembatan, sistem drainase serta kerusakan pada tanaman, perabot luar ruangan, atau pun kendaraan yang terendam. Banjir menyebabkan kerusakan struktural pada 21 kabupaten kota di Jabar. Terdapat empat daerah yang mengalami peristiwa banjir tanpa mengalami kerusakan struktural, yakni Kabupaten Subang, Indramayu, Tasikmalaya, dan Kota Bogor, tutur Ika. Kerusakan akibat banjir sebanyak 70 rumah rusak ringan, 15 rumah rusak sedang, dan 141 rumah rusak berat. Kemudian 137.153 jiwa terdampak, 4 jiwa meninggal dunia, 33 bangunan lainnya dan 60 fasilitas umum terdampak, imbuhnya. Sementara untuk cuaca ekstrem, jelas Ika, terjadi 202 kejadian yang tercatat di Jabar sejak awal tahun hingga 1 Mei, yang dialami 23 kabupaten/kota.
INFOJABARNEWS - Bencana banjir melanda sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Barat ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah menuturkan, berdasarkan data yang dihimpun Bidang Statistik, sejak Januari-Mei 2024 telah terjadi bencana banjir dengan jumlah 94 peristiwa, yang terjadi di 25 kota dan kabupaten di Jabar. Ada dua daerah, yakni Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar yang tidak mengalami banjir.
Kabupaten/kota dengan insiden banjir terbanyak adalah Kabupaten Bandung dengan 10 peristiwa, Kabupaten Bogor 9 kasus, Kabupaten Sukabumi 8 peristiwa, Kota Sukabumi 7 peristiwa hukum, lalu Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Majalengka 5 peristiwa hukum, ucap Ika pada acara Statistika Webinar Series #3 Tahun 2024 dengan tema Mengenal Lebih Dekat Mitigasi Bancana di Jawa Barat di Kota Bandung, Kamis (2/5/2024).
Menurut Ika, banjir di Jabar menyebabkan kerusakan struktural pada infrastruktur publik, seperti jalan, jembatan, sistem drainase serta kerusakan pada tanaman, perabot luar ruangan, atau pun kendaraan yang terendam.
Banjir menyebabkan kerusakan struktural pada 21 kabupaten kota di Jabar. Terdapat empat daerah yang mengalami peristiwa banjir tanpa mengalami kerusakan struktural, yakni Kabupaten Subang, Indramayu, Tasikmalaya, dan Kota Bogor, tutur Ika.
Kerusakan akibat banjir sebanyak 70 rumah rusak ringan, 15 rumah rusak sedang, dan 141 rumah rusak berat. Kemudian 137.153 jiwa terdampak, 4 jiwa meninggal dunia, 33 bangunan lainnya dan 60 fasilitas umum terdampak, imbuhnya.
Sementara untuk cuaca ekstrem, jelas Ika, terjadi 202 peristiwa yang tercatat di Jabar sejak permulaan tahun hingga 1 Mei, yang dialami 23 kabupaten/kota. Topik cmd368 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan cmd368 semakin meluas dari waktu ke waktu. cmd368 menjadi perhatian besar masyarakat.