wayang88 – Arfi Rafnialdi, Bacawalkot Partai Golkar Kota Bandung Prioritaskan...
wayang88. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan wayang88 semakin meluas dari waktu ke waktu. Berbagai sumber membahas tentang wayang88 karena dianggap penting.
INFOJABAR.NEWS-BANDUNG Ketua Bidang Strategi Penggalangan Pemilih DPP Partai Golkar, Arfi Rafnialdi mengungkapkan, sebagai salah satu bakal Calon Kepala kota Bandung di Kontestasi elektoral kepala daerah Kota Bandung, dirinya telah memasuki tahapan dimana mulai mencari pasangan dari sejumlah nama yang muncul.
"Kita memang sedang menanti, menunggu surat dari DPP Golkar yang memang mengamanahkan saya untuk maju. Sambil menunggu itu, supaya tidak terlambat, komunikasi dengan kandidat-kandidat lain juga saya jalin. Alhamdulillah komunikasi dengan beberapa kandidat potensial itu masih terjalin baik, " kata Arfi saat ditemui di Jalan Eyckman, Kota Bandung, Senin (5/8/2024).
sabtoewage 5 Agustus 2024 - 22:25
INFOJABAR.NEWS-BANDUNG Ketua Bidang Strategi Penggalangan Pemilih DPP Partai Golkar , Arfi Rafnialdi mengungkapkan, sebagai salah satu bakal Calon Pimpinan kota Bandung di Pemilihan kepala daerah Kota Bandung , dirinya telah memasuki tahapan dimana mulai mencari pasangan dari sejumlah nama yang muncul. "Kita memang sedang menanti, menunggu surat dari DPP Golkar yang memang mengamanahkan saya untuk maju. Sambil menunggu itu, supaya tidak terlambat, komunikasi dengan kandidat-kandidat lain juga saya jalin. Alhamdulillah komunikasi dengan beberapa kandidat potensial itu masih terjalin baik, " kata Arfi saat ditemui di Jalan Eyckman, Kota Bandung , Senin (5/8/2024). Beberapa nama yang disebutkan oleh Arfi diantaranya adalah Ridwan Dhani Wiranata dari Partai Gerindra, M Farhan dari Partai Nasdem, Asep Mulyadi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Erwin dari PKB, dan nama lainnya dari non partai seperti Dandan Riza Wardana dan Yena Masoem. Baca Juga : Berbagi Kasih, Sonny Salimi Berikan Kursi Roda Terhadap Pengidap Meningtis Dari nama-nama tersebut, Arfi menyatakan ada beberapa kandidat yang sudah terbangun chemistrynya karena latar belakang sahabat lama. Namun tantangan berikutnya yang harus dilewati adalah restu dari parpol masing-masing kandidat. "Kemistri itu juga perlu mendapatkan persetujuan dari pimpinan parpol. akrab-akrabnya para calon, kalau ternyata orang tuanya tidak setuju, mungkin susah bersama. Atau kebalikan, rasanya belum cocok tapi sudah dijodohkan oleh parpolnya, maka harus membangun kecocokan setelah dijodohkan, " imbuhnya. Komunikasi dunia politik yang dilakukan oleh bakal calon Wali kota Bandung dari Partai Golkar ke bakal calon Wali kota Bandung lainnya, lanjut Arfi, bisa menjadi salah satu penilaian penting untuk mendapatkan tiket berlaga di Pemilihan kepala daerah Kota Bandung . Baca Juga : Gercep! Polresta Bandung Berhasil Amankan Remaja Eksibisionisme Yang Viral di medsos "Para kandidat dari partai Golkar diberikan kesempatan untuk memberikan masukan sesuai konteks wilayahnya. Karena bisa jadi beda-beda kekuatan partai di pusat dengan di daerah, " ucapnya.
INFOJABAR.NEWS-BANDUNG Ketua Bidang Strategi Penggalangan Pemilih DPP Partai Golkar , Arfi Rafnialdi mengungkapkan, sebagai salah satu bakal Calon Wali kota Bandung di Pilkada Kota Bandung , dirinya telah memasuki tahapan dimana mulai mencari pasangan dari sejumlah nama yang muncul.
"Kita memang sedang menanti, menunggu surat dari DPP Golkar yang memang mengamanahkan saya untuk maju. Sambil menunggu itu, supaya tidak terlambat, komunikasi dengan kandidat-kandidat lain juga saya jalin. Alhamdulillah komunikasi dengan beberapa kandidat potensial itu masih terjalin baik, " kata Arfi saat ditemui di Jalan Eyckman, Kota Bandung , Senin (5/8/2024).
Beberapa nama yang disebutkan oleh Arfi diantaranya adalah Ridwan Dhani Wiranata dari Partai Gerindra, M Farhan dari Partai Nasdem, Asep Mulyadi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Erwin dari PKB, dan nama lainnya dari non partai seperti Dandan Riza Wardana dan Yena Masoem.
Baca Juga : Berbagi Kasih, Sonny Salimi Berikan Kursi Roda Terhadap Pengidap Meningtis
Dari nama-nama tersebut, Arfi menyatakan ada beberapa kandidat yang sudah terbangun chemistrynya karena latar belakang sahabat lama. Namun tantangan berikutnya yang harus dilewati adalah restu dari partai ranah politik masing-masing kandidat.
"Kemistri itu juga perlu mendapatkan persetujuan dari pimpinan parpol. akrab-akrabnya para calon, kalau ternyata orang tuanya tidak setuju, mungkin susah bersama. Atau kebalikan, rasanya belum cocok tapi sudah dijodohkan oleh parpolnya, maka harus membangun kecocokan setelah dijodohkan, " imbuhnya.
Komunikasi politik yang dilakukan oleh bakal calon Walikota Bandung dari Partai Golkar ke bakal calon Kepala kota Bandung lainnya, lanjut Arfi, bisa menjadi salah satu penilaian penting untuk mendapatkan tiket berlaga di Pilkada Kota Bandung .
Baca Juga : Gercep! Polresta Bandung Berhasil Amankan Remaja Eksibisionisme Yang Ramai di medsos
"Para kandidat dari partai Golkar diberikan kesempatan untuk memberikan masukan sesuai konteks wilayahnya. Karena bisa jadi beda-beda kekuatan partai di pusat dengan di daerah, " ucapnya. Pembahasan wayang88 semakin meluas dari waktu ke waktu. Pembahasan wayang88 semakin meluas dari waktu ke waktu.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.