PORTAL KEPALA SEO BOTAK ADA DISINI ! Welcome To Slot Gacor Ala Kepala Botak Licin XV

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

situs qq deposit pulsa tanpa potongan – Mengintip Toga, 'Bandar Obat' di Kota...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: situs qq deposit pulsa tanpa potongan

situs qq deposit pulsa tanpa potongan. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Berbagai sumber membahas tentang situs qq deposit pulsa tanpa potongan karena dianggap penting.

Mengintip Toga, 'Bandar Obat' di Kota Bandung

Kurniawan 23 Februari 2024 - 08:40

Infojabarnews, Bandung - Berbagai upaya dilakukan penduduk Kota Bandung untuk bisa terhindar dari berbagai penyakit. Salah satunya masyarakat di RW 01, Kelurahan Kebongedang , Kecamatan Batununggal yang merubah halaman menjadi buruan sae. Elita Sari Dewi, penggagas buruan sae dengan menanam berbagai jenis tanaman obat keluar atau disebut Toga yang ditekuni sejak 2020 silam. Kepeduliannya atas kenaikan angka stunting, menjadi alasan Dewi untuk menanam tanaman yang memiliki khasiat. Meski hanya memiliki lahan berukuran kecil, Dewi bisa menanam dan tercatat menghasilkan 110 toga. Beberapa jenis yang masih tumbuh subur antara lain daun handeuleum yang bisa digunakan untuk obat radang usus dan wasir. Kemudian daun zig-zag untuk obat luka, daun suji sebagai obat kolesterol dan haid, mangkokan yang kerap digunakan untuk obat panas dalam, dan keji beling untuk atasi masalah ginjal. "Ada daun betadine untuk luka bakar dan sariawan. Terus, ada daun bidara, pecut kuda, daun jambu, bawang merah, bawang putih, pare, kelor. Ada juga daun pandan, sirih, minahong, kumis kucing, dan masih banyak lagi jenis lainnya," kata Dewi. Ia menguatkan pernyataan, dalam satu kotak lahan, bisa terdapat banyak jenis tanaman yang masih dikembangkan sampai sekarang. Dari sekian banyak toga yang ada, Elita mengaku, paling sulit mengembangkan jahe merah.

Infojabarnews, Bandung - Berbagai upaya dilakukan warga Kota Bandung untuk bisa terhindar dari berbagai penyakit. Salah satunya warga sekitar di RW 01, Kelurahan Kebongedang , Kecamatan Batununggal yang merubah halaman menjadi buruan sae.

Elita Sari Dewi, penggagas buruan sae dengan menanam berbagai jenis tanaman obat keluar atau disebut Toga yang ditekuni sejak 2020 silam. Kepeduliannya atas kenaikan angka stunting, menjadi alasan Dewi untuk menanam tanaman yang memiliki khasiat.

Meski hanya memiliki lahan berukuran kecil, Dewi bisa menanam dan tercatat menghasilkan 110 toga.

Beberapa jenis yang masih tumbuh subur antara lain daun handeuleum yang bisa digunakan untuk obat radang usus dan wasir. Kemudian daun zig-zag untuk obat luka, daun suji sebagai obat kolesterol dan haid, mangkokan yang kerap digunakan untuk obat panas dalam, dan keji beling untuk atasi masalah ginjal.

"Ada daun betadine untuk luka bakar dan sariawan. Terus, ada daun bidara, pecut kuda, daun jambu, bawang merah, bawang putih, pare, kelor. Ada juga daun pandan, sirih, minahong, kumis kucing, dan masih banyak lagi jenis lainnya," kata Dewi.

Ia menyambung pernyataan, dalam satu kotak lahan, bisa terdapat banyak jenis tanaman yang masih dikembangkan sampai sekarang.

Dari sekian banyak toga yang ada, Elita mengaku, paling sulit mengembangkan jahe merah. Pembahasan situs qq deposit pulsa tanpa potongan semakin meluas dari waktu ke waktu.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.