lexus88 – Pengrajin Golok Asal Pasirjambu Kabupaten Bandung Minta Pemda Perha...
lexus88. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik lexus88 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Berbagai sumber membahas tentang lexus88 karena dianggap penting. Berbagai sumber membahas tentang lexus88 karena dianggap penting.
sabtoewage 9 Februari 2024 - 18:35
Pengrajin golok asal Pasirjambu, Kabupaten Bandung. (Dok. Tim)
Pengrajin golok asal Pasirjambu, Kabupaten Bandung. (Dok. Tim)
INFOJABARNEWS - Puluhan tahun menjadi pengrajin golok di Kampung Sukamahi, Desa Mekarmaju, Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung . Mang Ndet belum pernah sama sekali mendapat perhatian dari pemerintah. Padahal Mang Ndet bersama pengrajin golok lainnya yang berasal dari Kabupaten Bandung ini telah menggeluti bidangnya hampir 30 tahun. "Belum ada pak, mau saya malah kalau ada perhatian dari otoritas. Pusing cari bantuan dari pemangku kebijakan," kata Mang Ndet saat ditemui ditempat produksi golok. Jumat, 9 Februari 2024. "Untuk mesin sama alat-alat saja kita tidak punya, harus beli sendiri, seperti pengen punya hammer (palu) dan gergaji," ujarnya. Selain tidak adanya perhatian dari pemerintah setempat, Mang Ndet juga kesulitan untuk memasarkan hasil buatnya. "Sebenarnya golok ini sudah pernah dikirim ke Malaysia, Bali, Jakarta, tapi semuanya dipersulit," tegasnya. "Makanya saya minta ke Pimpinan kabupaten Bandung, kalau bisa bantulah kami para pengrajin golok ini," ujarnya.
INFOJABARNEWS - Puluhan tahun menjadi pengrajin golok di Kampung Sukamahi, Desa Mekarmaju, Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung . Mang Ndet belum pernah sama sekali mendapat perhatian dari jajaran eksekutif.
Padahal Mang Ndet bersama pengrajin golok lainnya yang berasal dari Kabupaten Bandung ini telah menggeluti bidangnya hampir 30 tahun.
"Belum ada pak, mau saya malah kalau ada perhatian dari pemerintah. Pusing cari bantuan dari pihak pemerintah," kata Mang Ndet saat ditemui ditempat produksi golok. Jumat, 9 Februari 2024.
"Untuk mesin sama alat-alat saja kita tidak punya, harus beli sendiri, seperti pengen punya hammer (palu) dan gergaji," ujarnya.
Selain tidak adanya perhatian dari jajaran eksekutif daerah, Mang Ndet juga kesulitan untuk memasarkan hasil buatnya.
"Sebenarnya golok ini sudah pernah dikirim ke Malaysia, Bali, Jakarta, tapi semuanya dipersulit," tegasnya.
"Makanya saya minta ke Kepala kabupaten Bandung, kalau bisa bantulah kami para pengrajin golok ini," ujarnya.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan lexus88 semakin meluas dari waktu ke waktu.