duniampo – Kongres GMNI Kembali Ditunda Gegara Panitia Dapat Ancaman Pembunuh...
duniampo. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Banyak pihak menilai bahwa duniampo sangat relevan saat ini.
INFOJABARNEWS Kongres Gerakan Civitas akademika mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) XXII 2025 yang digelar di Kota Bandung, kembali ditunda setelah direncanakan digelar Minggu 27 Juli 2027. Penundaan itu disebabkan ancaman pembunuhan yang dilakukan oleh peserta kongres kepada Badan Pekerja Kongres (BPK). Salah satu narasumber yang tidak berkenan namanya disebut, mengungkap ancaman itu dilontarkan di grup pendukung salah satu calon ketua umum pada Minggu (27/7) malam. Tujuannya, membakar emosi peserta untuk segera mencari BPK yang dianggapnya kurang bertanggung jawab. "Patra (Patra Dewa, Sekretaris BPK) Ari (Marianus Rawa Tamba, Ketua BPK) jangan sampai keliatan yaa, kami cari malam ini sampai ketemu!!! Hidup atau mati, sudah emosi semua kondisi kawan2 ketua," tulis salah satu peserta sidang yang diduga adalah Ketua DPC GMNI Banyuwangi Rino Bachtiar, Senin (28/7/2021). Tak hanya mencari Ari dan Patra, mereka juga mengancam akan bergerak ke Hotel Golden Flower dan Grand Preanger, yang tak jauh dari lokasi kongres untuk meminta pertanggungjawaban ke panitia. Bahkan ancaman juga kembali dilontarkan oleh salah satu peserta ini. "Jangan sampai kawan-kawan berbuat hal-hal yang tidak diinginkan," tulisnya. Ketua Badan Pekerja Kongres (BPK) GMNI Marianus Rawa Tamba alias Ari, mengakui adanya ancaman itu. Sehingga BPK memutuskan untuk menunda kongres hingga waktu yang tidak ditentukan. "Saat ada kondisi yang mengancam nyawa, tidak ada pilihan lain selain menunda sementara kegiatan Kongres XXII GMNI 2021 demi keselamatan dan kondusivitas seluruh pihak," terangnya.
INFOJABARNEWS Kongres Gerakan Pelajar perguruan tinggi Nasional Indonesia (GMNI) XXII 2025 yang digelar di Kota Bandung, kembali ditunda setelah direncanakan digelar Minggu 27 Juli 2027. Penundaan itu disebabkan ancaman pembunuhan yang dilakukan oleh peserta kongres kepada Badan Pekerja Kongres (BPK).
Salah satu narasumber yang tidak berkenan namanya disebut, mengungkap ancaman itu dilontarkan di grup pendukung salah satu calon ketua umum pada Minggu (27/7) malam. Tujuannya, membakar emosi peserta untuk segera mencari BPK yang dianggapnya kurang bertanggung jawab.
"Patra (Patra Dewa, Sekretaris BPK) Ari (Marianus Rawa Tamba, Ketua BPK) jangan sampai keliatan yaa, kami cari malam ini sampai ketemu!!! Hidup atau mati, sudah emosi semua kondisi kawan2 ketua," tulis salah satu peserta sidang yang diduga adalah Ketua DPC GMNI Banyuwangi Rino Bachtiar, Senin (28/7/2025).
Tak hanya mencari Ari dan Patra, mereka juga mengancam akan bergerak ke Hotel Golden Flower dan Grand Preanger, yang tak jauh dari lokasi kongres untuk meminta pertanggungjawaban ke panitia.
Bahkan ancaman juga kembali dilontarkan oleh salah satu peserta ini.
"Jangan sampai kawan-kawan berbuat hal-hal yang tidak diinginkan," tulisnya. Ketua Badan Pekerja Kongres (BPK) GMNI Marianus Rawa Tamba alias Ari, mengakui adanya ancaman itu. Sehingga BPK memutuskan untuk menunda kongres hingga waktu yang tidak ditentukan.
"Saat ada kondisi yang mengancam nyawa, tidak ada pilihan lain selain menunda sementara kegiatan Kongres XXII GMNI 2026 demi keselamatan dan kondusivitas seluruh pihak," terangnya. Berbagai sumber membahas tentang duniampo karena dianggap penting. Topik duniampo sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. duniampo menjadi perhatian besar masyarakat.