romeobola – KPU Jabar Ajak Media Bersinergi Demi Tingkatkan Partisipasi Pemil...
romeobola. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.
redaksi 6 September 2024 - 23:04
INFOJABAR.NEWS - Seksi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mengajak seluruh stakeholder termasuk media massa untuk bersama-sama menyukseskan kontestasi Pemilihan Pimpinan daerah (Pemilihan umum kepala daerah) Serentak 2024 yang akan berlangsung pada 27 November mendatang. Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Penduduk KPU Jabar, Hedi Ardia menuturkan, sudah menjadi kewajiban semua pihak untuk menyukseskan hajatan besar ini dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. "Ini adalah hajatan besar maka semuanya harus mengambil peran. Penyelenggara Pemilu dengan tupoksinya, kemudian pemerintah daerah juga dengan tugasnya, aparat keamanan dengan kewajibannya," ucap Hedi dalam acara Orasi (Obrolan Santai Demokrasi) bertajuk 'Wartawan-KPU Bergandengan Tangan, Ciptakan Pilkada Jabar Demokratis dan Aman' di Nara Park Bandung, Jumat (6/9/2024). Bukan hanya itu, insan pers juga dinilainya memiliki perananan penting dalam menyukseskan Pemilihan kepala daerah 2024 . Bagaimana informasi yang berkaitan dengan pilkada bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. "Rekan-rekan media adalah salah satu pihak yang ikut menentukan sejauh mana informasi ini tersampaikan kepada publik, bahwa 27 November itu kita akan kembali datang ke TPS guna memilih gubernur dan memilih pimpinan kabupaten atau pimpinan kota sesuai dengan daerahnya masing-masing," tuturnya. Dengan adanya peran insan pers, kata Hedi, KPU Jabar menargetkan angka partisipasi pemilih pada Pemilihan umum kepala daerah 2024 ini meningkat 2 persen atau menjadi 75 persen dibanding pada tahun lalu. "Kami punya kepentingan besar kepada rekan-rekan media ini, agar partisipasi pemilihan umum di Jawa Barat ini bisa naik minimal 2 persen dari angka pemilu kepala daerah sebelumnya 73 persen," ujarnya.
INFOJABAR.NEWS - Panitia Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mengajak seluruh stakeholder termasuk media massa untuk bersama-sama menyukseskan kontestasi Pemilihan Kepala kabupaten (Pilkada) Serentak 2024 yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.
Ketua Divisi Sosialisasi, Sektor pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Penduduk KPU Jabar, Hedi Ardia berujar, sudah menjadi kewajiban semua pihak untuk menyukseskan hajatan besar ini dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.
"Ini adalah hajatan besar maka semuanya harus mengambil peran. Penyelenggara Pemilu dengan tupoksinya, kemudian pemda juga dengan tugasnya, aparat keamanan dengan kewajibannya," ucap Hedi dalam acara Orasi (Obrolan Santai Demokrasi) bertajuk 'Wartawan-KPU Bergandengan Tangan, Ciptakan Pilkada Jabar Demokratis dan Aman' di Nara Park Bandung, Jumat (6/9/2024).
Bukan hanya itu, insan pers juga dinilainya memiliki perananan penting dalam menyukseskan Pemilihan umum kepala daerah 2024 . Bagaimana informasi yang berkaitan dengan kontestasi elektoral kepala daerah bisa tersampaikan dengan baik kepada kalangan masyarakat.
"Rekan-rekan media adalah salah satu pihak yang ikut menentukan sejauh mana informasi ini tersampaikan kepada publik, bahwa 27 November itu kita akan kembali datang ke TPS guna memilih kepala provinsi dan memilih pimpinan kabupaten atau walikota sesuai dengan daerahnya masing-masing," tuturnya.
Dengan adanya peran insan pers, kata Hedi, KPU Jabar menargetkan angka partisipasi pemilih pada Pemilihan kepala daerah 2024 ini meningkat 2 persen atau menjadi 75 persen dibanding pada tahun lalu.
"Kami punya kepentingan besar kepada rekan-rekan media ini, agar partisipasi pemilihan umum di Jawa Barat ini bisa naik minimal 2 persen dari angka pemilihan kepala daerah sebelumnya 73 persen," ujarnya. Berbagai sumber membahas tentang romeobola karena dianggap penting. Topik romeobola sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Pembahasan romeobola semakin meluas dari waktu ke waktu.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. romeobola menjadi perhatian besar masyarakat.