ultra138 – Lurah sebut BBKSDA Penanggungjawab Penangkaran Buaya Jebol di Cianjur
ultra138. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. ultra138 menjadi perhatian besar masyarakat.
redaksi 4 Oktober 2024 - 15:52
INFOJABAR.NEWS - Tempat lepasnya buaya di Jalan Perintis Kemerdekaan di Kampung Gunung Calung RT 02/RW19 Kelurahan Sayang Kecamatan/Kabupaten Cianjur ternyata dikabarkan menjadi tanggung jawab Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Bogor Bidang KSDA Wilayah I. Sebelumnya, tempat yang memiliki kontur seperti rawa merupakan tempat milik salah satu pengusaha ternama di Kabupaten Cianjur. Lurah Sayang Wiji Eko Pambudhi menjelaskan, penangkaran tersebut awalnya dikelola oleh salah satu pengusaha. Namun sejak tahun 2016 diambil alih atau disita oleh BBKSDA dan tetap ditempatkan di area tersebut dengan status penitipan. Hingga sekarang, buaya tersebut terus berkembang biak hingga jumlahnya mencapai 80 ekor. Jadi sebenarnya bukan penangkaran tapi titipan dari BKSDA sejak 2016, dasarnya buaya itu kan hewan dilindungi, posisi tidak bisa dibunuh, tanggungjawab kewenangannya dari sana. Total ada 80 buaya, ujar Wiji, Kamis 3 Oktober 2024. Mengenai perkara satwa berdarah dingin itu dapat masuk ke pemukiman warga, Wiji menyebutkan imbas dari kejadian bencana alam. Posisinya semalam itu hujan besar air melewati pagar tembok TPT tempat buaya hingga jebol dan menyebabkan buaya keluar dari area itu, paparnya.
INFOJABAR.NEWS - Tempat lepasnya buaya di Jalan Perintis Kemerdekaan di Kampung Gunung Calung RT 02/RW19 Kelurahan Sayang Kecamatan/Kabupaten Cianjur ternyata dikabarkan menjadi tanggung jawab Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Bogor Bidang KSDA Wilayah I.
Sebelumnya, tempat yang memiliki kontur seperti rawa merupakan tempat milik salah satu pengusaha ternama di Kabupaten Cianjur.
Lurah Sayang Wiji Eko Pambudhi mengungkapkan, penangkaran tersebut awalnya dikelola oleh salah satu pengusaha. Namun sejak tahun 2016 diambil alih atau disita oleh BBKSDA dan tetap ditempatkan di area tersebut dengan status penitipan.
Hingga kini, buaya tersebut terus berkembang biak hingga jumlahnya mencapai 80 ekor.
Jadi sebenarnya bukan penangkaran tapi titipan dari BKSDA sejak 2016, dasarnya buaya itu kan hewan dilindungi, posisi tidak bisa dibunuh, tanggungjawab kewenangannya dari sana. Total ada 80 buaya, ujar Wiji, Kamis 3 Oktober 2024.
Mengenai perkara satwa berdarah dingin itu dapat masuk ke pemukiman warga, Wiji menyebutkan imbas dari kejadian bencana alam.
Posisinya semalam itu hujan besar air melewati pagar tembok TPT tempat buaya hingga jebol dan menyebabkan buaya keluar dari area itu, paparnya. Pembahasan ultra138 semakin meluas dari waktu ke waktu.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa ultra138 sangat relevan saat ini. Berbagai sumber membahas tentang ultra138 karena dianggap penting.