depo55 – Jawa Barat Punya REBANA, Ini Daftar Daerah Yang Masuk Dalam Rencana
depo55. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik depo55 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
tangkapan layar laman BAPPEDA Jabar/ sumber : istimewa
tangkapan layar laman BAPPEDA Jabar/ sumber : istimewa
Otoritas daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) di bawah kepemimpinan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan wakilnya, Uu Ruzhanul Ulum, memperkenalkan kawasan dunia industri dan perkotaan baru di Jabar bernama Rebana Metropolitan. Rebana Metropolitan ini merupakan wilayah utara/timur laut Provinsi Jabar yang meliputi tujuh daerah, yakni Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, dan Kuningan, serta Kota Cirebon. Penduduk di kawasan Rebana Metropolitan berjumlah 9,28 juta atau sekitar 18,82 persen dari total 49,3 juta jiwa penduduk Jabar per 2019. Sebagai jantung pertumbuhan kawasan ini, ada Pelabuhan Patimban di Kab. Subang dan Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kab. Majalengka yang berfungsi sebagai pusat konektivitas dan logistik. Rebana Metropolitan diproyeksikan sebagai motor penggerak pertumbuhan kondisi ekonomi Jabar di masa depan melalui pengembangan kawasan industri yang terintegrasi, inovatif, kolaboratif, berdaya saing tinggi, serta berkelanjutan. Integrasi yakni mewujudkan sinergi pengembangan kawasan melalui integrasi rantai logistik dunia industri besar-menengah-kecil dan peningkatan konektivitas kawasan untuk integrasi hub logistik-kawasan dunia industri-kawasan perkotaan-kawasan perdesaan. Inovasi yakni mewujudkan pengembangan kawasan yang bertumpu pada inovasi sektor teknologi, ekonomi kreatif, serta kewirausahaan dan Sumber Daya Manusia (SDM) inovatif untuk menyongsong sektor industri masa depan 4.0. Kolaborasi yaitu meningkatkan kolaborasi antara pemangku kepentingan mulai dari pemangku kebijakan, pebisnis, akademisi, hingga kalangan masyarakat/komunitas melalui pengembangan wadah kerja sama kawasan. Berdaya saing tinggi yaitu membentuk Super KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) melalui berbagai kemudahan fiskal maupun nonfiskal untuk meningkatkan daya saing aktivitas investasi di kawasan yang didukung kesiapan infrastruktur penunjang.
Pemerintah daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) di bawah kepemimpinan Pimpinan provinsi Jabar Ridwan Kamil dan wakilnya, Uu Ruzhanul Ulum, memperkenalkan kawasan sektor industri dan perkotaan baru di Jabar bernama Rebana Metropolitan.
Rebana Metropolitan ini merupakan wilayah utara/timur laut Provinsi Jabar yang meliputi tujuh daerah, yakni Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, dan Kuningan, serta Kota Cirebon. Penduduk di kawasan Rebana Metropolitan berjumlah 9,28 juta atau sekitar 18,82 persen dari total 49,3 juta jiwa penduduk Jabar per 2019.
Sebagai jantung pertumbuhan kawasan ini, ada Pelabuhan Patimban di Kab. Subang dan Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kab. Majalengka yang berfungsi sebagai pusat konektivitas dan logistik.
Rebana Metropolitan diproyeksikan sebagai motor penggerak laju pertumbuhan ekonomi Jabar di masa depan melalui pengembangan kawasan industri yang terintegrasi, inovatif, kolaboratif, berdaya saing tinggi, serta berkelanjutan. Integrasi yakni mewujudkan sinergi pengembangan kawasan melalui integrasi rantai logistik sektor industri besar-menengah-kecil dan peningkatan konektivitas kawasan untuk integrasi hub logistik-kawasan industri-kawasan perkotaan-kawasan perdesaan.
Inovasi yakni mewujudkan pengembangan kawasan yang bertumpu pada inovasi bidang teknologi, kondisi ekonomi kreatif, serta kewirausahaan dan Sumber Daya Manusia (SDM) inovatif untuk menyongsong dunia industri masa depan 4.0.
Kolaborasi yaitu meningkatkan kolaborasi antara pemangku kepentingan mulai dari jajaran eksekutif, pebisnis, akademisi, hingga komunitas/komunitas melalui pengembangan wadah kerja sama kawasan.
Berdaya saing tinggi yaitu membentuk Super KEK (Kawasan Situasi ekonomi Khusus) melalui berbagai kemudahan fiskal maupun nonfiskal untuk meningkatkan daya saing penanaman modal di kawasan yang didukung kesiapan infrastruktur penunjang.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa depo55 sangat relevan saat ini. depo55 menjadi perhatian besar masyarakat. Topik depo55 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.