PORTAL KEPALA SEO BOTAK ADA DISINI ! Welcome To Slot Gacor Ala Kepala Botak Licin XV

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

tigerbet888 – FPHJ Ingatkan: Perlu Keseimbangan Alam dan Strategi Pembangunan...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: tigerbet888

tigerbet888. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Banyak pihak menilai bahwa tigerbet888 sangat relevan saat ini. Topik tigerbet888 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. tigerbet888 menjadi perhatian besar masyarakat.

redaksi 10 Januari 2025 - 08:05

INFOJABAR.NEWS - Forum Penyelamat Hutan Jawa ( FPHJ ) menyoroti dua rencana pembangunan Nasional dengan merusak hutan. Pertama, Ketua FPHJ Eka Santosa mengkritik Proyek Strategis Nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Proyek itu berdiri di atas kawasan lindung mangrove dan statusnya belum diturunkan sehingga tak boleh ada pembangunan di atasnya. Eka menjelaskan PSN Pariwisata Tropical Coastland di PIK 2 , Kabupaten Tangerang, Banten akan menggunakan 1.705 hektare dari total sekitar 30.000 ha kawasan PIK 2 . Persoalannya, dari 1.705 ha itu, sebesar 1.500 hektare (ha) masih berstatus kawasan hutan lindung. Sementara, sekitar 200 ha lebih masuk dalam kawasan pertanian pangan berkelanjutan (KP2B). Kritik kedua, kata dia, Aparatur negara berencana melakukan alih fungsi hutan seluas 20 juta hektare (ha) menjadi lahan untuk pangan, energi, dan air. Hal ini diungkapkan oleh Anggota pemerintahan pusat Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Menurut Eka, jangan sampai hutan disandera oleh kepentingan ranah politik. Terlebih, hutan di Indonesia sudah mengalami kebijakan setelah adanya kebijakan Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK). Di mana, pemerintah mengambil alih 1,1 juta hektare areal hutan Jawa. "Rapat kordinasi FPHJ termasuk pendiri dan rimbawawan senior menyoroti fenomena sensitif kebijakan pemangku kebijakan. Pertama, Menhut membuat kebijakan ahli fungsi 20 juta hektar. Di Pulau Jawa sendiri kehadiran KHDPK sudah sangst terasa dampaknya bagi lingkungan. "

INFOJABAR.NEWS - Forum Penyelamat Hutan Jawa ( FPHJ ) menyoroti dua rencana pembangunan Nasional dengan merusak hutan. Pertama, Ketua FPHJ Eka Santosa mengkritik Proyek Strategis Nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

Proyek itu berdiri di atas kawasan lindung mangrove dan statusnya belum diturunkan sehingga tak boleh ada pembangunan di atasnya. Eka menyampaikan PSN Pariwisata Tropical Coastland di PIK 2 , Kabupaten Tangerang, Banten akan menggunakan 1.705 hektare dari total sekitar 30.000 ha kawasan PIK 2 .

Persoalannya, dari 1.705 ha itu, sebesar 1.500 hektare (ha) masih berstatus kawasan hutan lindung. Sementara, sekitar 200 ha lebih masuk dalam kawasan pertanian pangan berkelanjutan (KP2B).

Kritik kedua, kata dia, Otoritas berencana melakukan alih fungsi hutan seluas 20 juta hektare (ha) menjadi lahan untuk pangan, energi, dan air. Hal ini diungkapkan oleh Pejabat kementerian Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.

Menurut Eka, jangan sampai hutan disandera oleh kepentingan ranah politik. Terlebih, hutan di Indonesia sudah mengalami kebijakan setelah adanya kebijakan Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK). Di mana, pemangku kebijakan mengambil alih 1,1 juta hektare areal hutan Jawa.

"Pertemuan kordinasi FPHJ termasuk pendiri dan rimbawawan senior menyoroti fenomena sensitif kebijakan pihak pemerintah. Pertama, Menhut membuat kebijakan ahli fungsi 20 juta hektar. Di Pulau Jawa sendiri kehadiran KHDPK sudah sangst terasa dampaknya bagi lingkungan. " Topik tigerbet888 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.