PORTAL KEPALA SEO BOTAK ADA DISINI ! Welcome To Slot Gacor Ala Kepala Botak Licin XV

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

dutampo – Pentingnya Kolaborasi Bawaslu dan Media dalam Mengawal Demokrasi di...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: dutampo

dutampo. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. dutampo menjadi perhatian besar masyarakat. Berbagai sumber membahas tentang dutampo karena dianggap penting.

redaksi 13 Desember 2024 - 14:11

INFOJABAR.NEWS - Sepanjang tahapan Pemilihan kepala daerah serentak 2024 di Provinsi Jawa Barat, Platform TikTok menjadi media yang paling banyak digunakan oleh pihak tertentu dalam menyebarkan ujaran kebencian dan hoax. Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat Zacky M Zam Zam dalam sambutannya, di Media Gathering Bawaslu Jabar bertajuk Evaluasi dan Refleksi di Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis, 12 Desember 2024. Dari 192 temuan hasil pengawasan siber, paparnya, ujaran kebencian di TikTok terjadi hingga 142 insiden. Sedangkan hoax di platform tersebut ada 36 temuan. Sisanya, lanjut Zacky, di platform Instagram 12 peristiwa hukum dan satu peristiwa hukum di X untuk ujaran kebencian. Sedangkan hoax, terjadi di satu portal berita. "Semua sudah direkomendasikan ke Komdigi," ujar Zacky. Sementara akun ofisial peserta Kontestasi elektoral kepala daerah serentak 2024 di Jabar lanjutnya, dari total 720 akun hingga tahapan penghitungan suara rampung, tidak ada temuan dari Bawaslu. "Belum ada satu pun. Tapi kalau anonim, buzzer masih massif di media kemasyarakatan," ujarnya.

INFOJABAR.NEWS - Sepanjang tahapan Pemilihan umum kepala daerah serentak 2024 di Provinsi Jawa Barat, Platform TikTok menjadi media yang paling banyak digunakan oleh individu nakal dalam menyebarkan ujaran kebencian dan hoax.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat Zacky M Zam Zam dalam sambutannya, di Media Gathering Bawaslu Jabar bertajuk Evaluasi dan Refleksi di Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis, 12 Desember 2024.

Dari 192 temuan hasil pengawasan siber, paparnya, ujaran kebencian di TikTok terjadi hingga 142 perkara. Sedangkan hoax di platform tersebut ada 36 temuan.

Sisanya, lanjut Zacky, di platform Instagram 12 peristiwa hukum dan satu perkara di X untuk ujaran kebencian. Sedangkan hoax, terjadi di satu portal berita.

"Semua sudah direkomendasikan ke Komdigi," ujar Zacky.

Sementara akun ofisial peserta Pemilihan kepala daerah serentak 2024 di Jabar lanjutnya, dari total 720 akun hingga tahapan penghitungan suara rampung, tidak ada temuan dari Bawaslu.

"Belum ada satu pun. Tapi kalau anonim, buzzer masih massif di media sosial," ujarnya.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Topik dutampo sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Pembahasan dutampo semakin meluas dari waktu ke waktu.