kejuqq – Serahkan Bantuan Banjir Kertajati Senilai Rp 150 Juta, Alat kelengka...
kejuqq. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. kejuqq menjadi perhatian besar masyarakat. Pembahasan kejuqq semakin meluas dari waktu ke waktu. kejuqq menjadi perhatian besar masyarakat.
Kurniawan 13 Februari 2024 - 15:12
Infojabar.news, Majalengka - Bencana banjir akibat tanggul sungai Cipelang yang jebol di Majalengka merendam ribuan rumah di 3 desa yakni Palasah, Kertawiangun, dan Pakubeureum. Tak hanya itu, banjir juga membuat petani terancam gagal panen akibat ratusan hektare sawah yang terendam berhari-hari. Anggota Seksi VIII DPR RI Fraksi PKB, KH Maman Imanulhaq bersama Deputi Bidang Logistik BNPB Lilik Kurniawan, lantas melakukan kunjungan ke lokasi banjir untuk mengecek langsung kondisi para korban yang terdampak banjir. Hadir juga di momen tersebut Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi, Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto dan Dandim Majalengka Letkol Inf Dudy Pilianto. Pada kssempatan itu, Kiai Maman menyerahkan bantuan senilai Rp 150 juta yang diperuntukkan bagi warga terdampak. Ia juga telah meminta jajaran BNPB untuk segera mendistribusikan bantuan seperti makanan dan obat-obatan, serta menyediakan fasilitas lain yang dibutuhkan. "Penanganan awal pasca bencana kita fokus pada upaya pendistribusian bantuan agar masyarakat mendapatkan berbagai kebutuhan dasar. Seiring dengan itu akan dilakukan perbaikan infrastruktur dengan membangun tanggul sementara," kata Kiai Maman kepada wartawan, Selasa (13/2). Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB ini menyiratkan dengan kuat, dalam penanganan banjir yang telah merendam ribuan rumah warga selama 2 pada hari ini, juga dilakukan dengan koordinasi lintas instansi baik pemerintah nasional, daerah, kabupaten, sampai tentara dan institusi petugas kepolisian. Dalam waktu yang bersamaan, imbuh Kiai Maman, bagi para petani yang sawahnya terendam banjir, bantuan juga akan diberikan dengan memberikan bantuan benih dan pupuk melalui dinas pertanian. "Saya mengajak masyarakat setempat untuk mendoakan agar bencana banjir ini segera berlalu dan para pihak yang menjadi korban terdampak bisa kembali menjalani aktivitas seperti sedia kala," kata Kiai Maman menututup.
Infojabar.news, Majalengka - Bencana banjir akibat tanggul sungai Cipelang yang jebol di Majalengka merendam ribuan rumah di 3 desa yakni Palasah, Kertawiangun, dan Pakubeureum. Tak hanya itu, banjir juga membuat petani terancam gagal panen akibat ratusan hektare sawah yang terendam berhari-hari.
Anggota Seksi VIII DPR RI Fraksi PKB, KH Maman Imanulhaq bersama Deputi Bidang Logistik BNPB Lilik Kurniawan, lantas melakukan kunjungan ke lokasi banjir untuk mengecek langsung kondisi para pihak yang dirugikan yang terdampak banjir. Hadir juga ketika itu Pj Pimpinan provinsi Jawa Barat Bey Machmudin, Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi, Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto dan Dandim Majalengka Letkol Inf Dudy Pilianto.
Pada kssempatan itu, Kiai Maman menyerahkan bantuan senilai Rp 150 juta yang diperuntukkan bagi komunitas terdampak. Ia juga telah meminta jajaran BNPB untuk segera mendistribusikan bantuan seperti makanan dan obat-obatan, serta menyediakan fasilitas lain yang dibutuhkan.
"Penanganan awal pasca bencana kita fokus pada upaya pendistribusian bantuan agar masyarakat mendapatkan berbagai kebutuhan dasar. Seiring dengan itu akan dilakukan perbaikan infrastruktur dengan membangun tanggul sementara," kata Kiai Maman kepada wartawan, Selasa (13/2).
Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB ini menekankan, dalam penanganan banjir yang telah merendam ribuan rumah warga sekitar selama 2 hari ini, juga dilakukan dengan koordinasi lintas instansi baik otoritas nasional, daerah, kabupaten, sampai tentara dan korps bhayangkara.
Sebaliknya, imbuh Kiai Maman, bagi para petani yang sawahnya terendam banjir, bantuan juga akan diberikan dengan memberikan bantuan benih dan pupuk melalui dinas pertanian.
"Saya mengajak publik untuk mendoakan agar bencana banjir ini segera berlalu dan para korban terdampak bisa kembali menjalani aktivitas seperti sedia kala," kata Kiai Maman menututup. Berbagai sumber membahas tentang kejuqq karena dianggap penting.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.