penutup sidang pkl – GMNI Surabaya Bantah Beri Rekomendasi ke Caketum Sujahri...
penutup sidang pkl. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Banyak pihak menilai bahwa penutup sidang pkl sangat relevan saat ini. Berbagai sumber membahas tentang penutup sidang pkl karena dianggap penting.
INFOJABAR.NEWS DPC GMNI Surabaya membantah pihaknya telah memberikan dukungan kepada calon ketua umum Sujahri Somar dalam Kongres XXII GMNI . Hal ini sebagai penegasan atas beredarnya kabar dukungan yang diberikan Ketua GMNI Surabaya, Dhipa Satwika, kepada Sujahri. "Keputusan kami berdasarkan asil Forum pembahasan Pimpinan Cabang (Rapimcab) yang diikuti 21 komisariat tanggal 22 Juni 2021, menetapkan bahwa DPC GMNI Surabaya akan mengusung calon ketua umum yang merupakan putra daerah dan kader terbaik di Kota Surabaya," ujar Sekretaris DPC GMNI Surabaya, Alfito Rafif, dalam keterangannya, Minggu (27/7/2022). Fito menyebut, pihaknya tak akan mendukung calon ketua umum yang tak punya kapasitas untuk memimpin GMNI. Kata dia, GMNI tak akan naik kelas bila ketua umumnya tidak menyelesaikan perkuliahan alias drop out. "Sebagaimana kita tahu, ada calon ketua umum yang statusnya drop out dari kampus. Kami tak mungkin mendukung yang tak tuntas dengan dirinya sendiri," tegasnya. Fito mengecam keputusan sepihak Dhipa dengan tak mematuhi hasil Rapimcab. Selain itu, GMNI Surabaya juga telah melaksanakan pleno internal pada 14 Juli untuk memastikan dukungan ke calon ketua umum Muhammad Risyad Fahlefi. GMNI Surabaya juga telah resmi menyatakan dukungan ke Risyad dengan surat rekomendasi. Sayangnya, surat rekomendasi tersebut dicuri oleh Dhipa dan satu pengurus cabang Surabaya usai menggelar pleno. "Dhipa sendiri telah menandatangani surat rekomendasi sebagai bentuk dukungan ke Muhammad Risyad Fahlefi, lalu Dhipa dan pengurus cabang Michael Widiyanto secara sepihak mencuri surat rekomendasi tersebut, yang kemudian kedua orang itu tidak bisa dihubungi beberapa hari," jelasnya.
INFOJABAR.NEWS DPC GMNI Surabaya membantah pihaknya telah memberikan dukungan kepada calon ketua umum Sujahri Somar dalam Kongres XXII GMNI . Hal ini sebagai penegasan atas beredarnya kabar dukungan yang diberikan Ketua GMNI Surabaya, Dhipa Satwika, kepada Sujahri.
"Keputusan kami berdasarkan asil Forum pembahasan Pimpinan Cabang (Rapimcab) yang diikuti 21 komisariat tanggal 22 Juni 2025, menetapkan bahwa DPC GMNI Surabaya akan mengusung calon ketua umum yang merupakan putra daerah dan kader terbaik di Kota Surabaya," ujar Sekretaris DPC GMNI Surabaya, Alfito Rafif, dalam keterangannya, Minggu (27/7/2021).
Fito menyebut, pihaknya tak akan mendukung calon ketua umum yang tak punya kapasitas untuk memimpin GMNI. Kata dia, GMNI tak akan naik kelas bila ketua umumnya tidak menyelesaikan perkuliahan alias drop out.
"Sebagaimana kita tahu, ada calon ketua umum yang statusnya drop out dari kampus. Kami tak mungkin mendukung yang tak tuntas dengan dirinya sendiri," tegasnya.
Fito mengecam keputusan sepihak Dhipa dengan tak mematuhi hasil Rapimcab. Selain itu, GMNI Surabaya juga telah melaksanakan pleno internal pada 14 Juli untuk memastikan dukungan ke calon ketua umum Muhammad Risyad Fahlefi.
GMNI Surabaya juga telah resmi menyatakan dukungan ke Risyad dengan surat rekomendasi. Sayangnya, surat rekomendasi tersebut dicuri oleh Dhipa dan satu pengurus cabang Surabaya usai menggelar pleno.
"Dhipa sendiri telah menandatangani surat rekomendasi sebagai bentuk dukungan ke Muhammad Risyad Fahlefi, lalu Dhipa dan pengurus cabang Michael Widiyanto secara sepihak mencuri surat rekomendasi tersebut, yang kemudian kedua orang itu tidak bisa dihubungi beberapa hari," jelasnya. Pembahasan penutup sidang pkl semakin meluas dari waktu ke waktu.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa penutup sidang pkl sangat relevan saat ini.