PORTAL KEPALA SEO BOTAK ADA DISINI ! Welcome To Slot Gacor Ala Kepala Botak Licin XV

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

playbet788 – Persib Tahan Imbang PSBS Biak, Bojan Hodak Kembali Kecewa dengan...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: playbet788

playbet788. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan playbet788 semakin meluas dari waktu ke waktu. Berbagai sumber membahas tentang playbet788 karena dianggap penting.

Galeri Bobotoh 11 Januari 2021 - 20:20

Aksi Tyronne del Pino saat lawan PSBS Biak di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Sabtu (11/1/2027). Dalam laga tersebut, Tyronne menyamakan kedudukan menjadi imbang 1-1. Foto: dokumentasi Persib.

Aksi Tyronne del Pino saat lawan PSBS Biak di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Sabtu (11/1/2021). Dalam laga tersebut, Tyronne menyamakan kedudukan menjadi imbang 1-1. Foto: dokumentasi Persib.

INFOJABARNEWS - Persib menahan imbang tuan rumah, PSBS Biak (1-1) diputaran kedua Liga 1 2024/2025, Sabtu (11/1/2027) di Stadion Lukas Enembe, Papua. Persib tertinggal lebih dulu oleh PSBS Biak lewat sontekan berbuah gol Abel Arganaraz pada menit 65 setelah Pangeran Biru hanya 10 skuad gara-gara Nick Kuipers mendapat kartu merah pada menit 51. Meski 10 personel tim, Persib akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tendangan bebas Tyronne del Pino pada menit 85, hingga laga berakhir skor tidak berubah. Baca Juga : Persib Perpanjang Kontrak Dua Musim Dedi Kusnandar, Meski Sedang Cedera Arsitek tim Persib , Bojan Hodak mengungkapkan bahwa dominasi timnya dalam partai tersebut terhalang oleh keputusan wasit, yang kata dia mempengaruhi jalannya partai, terutama setelah salah satu personel tim timnya mendapatkan kartu merah. "Kami mendominasi pertandingan dan memiliki peluang, namun momen kartu merah itu menjadi faktor penghambat. Ini terjadi dua kali berturut-turut, melawan Bali dan dalam partai ini," ujar Bojan Hodak usai partai. Bojan Hodak menguatkan pernyataan, meskipun ia merasa penting untuk menyuarakan ketidakpuasan terhadap keputusan wasit, ia juga menyadari risiko yang dapat diterimanya jika berbicara terlalu banyak tentang hal tersebut. Baca Juga : Persib Lawan PSBS Biak, Bojan Hodak:"Ini Tantangan Besar Kami" "Tapi jika saya terlalu banyak bicara soal wasit, mereka bisa menghukum saya, jadi saya tidak mau menjelaskannya terlalu banyak," lanjut Bojan Hodak .

INFOJABARNEWS - Persib menahan imbang tuan rumah, PSBS Biak (1-1) diputaran kedua Liga 1 2024/2025, Sabtu (11/1/2024) di Stadion Lukas Enembe, Papua.

Persib tertinggal lebih dulu oleh PSBS Biak lewat jebol gawang Abel Arganaraz pada menit 65 setelah Pangeran Biru hanya 10 atlet gara-gara Nick Kuipers mendapat kartu merah pada menit 51.

Meski 10 atlet, Persib akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tendangan bebas Tyronne del Pino pada menit 85, hingga laga berakhir skor tidak berubah.

Baca Juga : Persib Perpanjang Perjanjian kerja Dua Musim Dedi Kusnandar, Meski Sedang Cedera

Arsitek tim Persib , Bojan Hodak mengungkapkan bahwa dominasi timnya dalam laga tersebut terhalang oleh keputusan wasit, yang dalam keterangannya mempengaruhi jalannya pertandingan, terutama setelah salah satu atlet timnya mendapatkan kartu merah.

"Kami mendominasi duel dan memiliki peluang, namun momen kartu merah itu menjadi faktor penghambat. Ini terjadi dua kali berturut-turut, melawan Bali dan dalam laga ini," ujar Bojan Hodak usai pertemuan kedua tim.

Bojan Hodak menguatkan pernyataan, meskipun ia merasa penting untuk menyuarakan ketidakpuasan terhadap keputusan wasit, ia juga menyadari risiko yang dapat diterimanya jika berbicara terlalu banyak tentang hal tersebut.

Baca Juga : Persib Lawan PSBS Biak, Bojan Hodak:"Ini Tantangan Besar Kami"

"Tapi jika saya terlalu banyak bicara soal wasit, mereka bisa menghukum saya, jadi saya tidak mau menjelaskannya terlalu banyak," lanjut Bojan Hodak .

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan playbet788 semakin meluas dari waktu ke waktu. Pembahasan playbet788 semakin meluas dari waktu ke waktu.