ptasurabaya – Herman Suryatman: Mitigasi Persampahan Sejak dari Rumah
ptasurabaya. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.
redaksi 12 November 2024 - 12:38
INFOJABAR.NEWS - Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman menyebut kunci mitigasi persampahan berawal dari level rumah tangga. Maka diperlukan partisipasi residen setempat supaya sampah dapat dikurangi, dimanfaatkan dengan daur ulang. Herman mengatakannya saat memberi arahan pada focus group discussion 'Evaluasi Upaya Mitigasi Sampah di Sungai Citarum', di The Papandayan Hotel, Kota Bandung, Selasa (12/11/2024). "Sebaik-baiknya pengolahan sampah adalah dengan memanfaatkan dan daur ulang," ujar Herman Suryatman. "Saya kira ini (sampah) permasalahan bersama, dan bahkan tantangan bersama, dan bisa jadi potensi bersama, apabila kita mau mengelolanya dengan bijak," tambahnya. Terutama, lanjut Herman, yakni sampah makanan sebisa mungkin dapat dipilah dan diolah sejak di level rumah tangga. Apalagi saat ini terdapat sejumlah metode yang dapat dipilih untuk mengelola sampah makanan. Misalnya memanfaatkan maggot, pengomposan, ataupun metode pemanfaatan lainnya. "Jangan sampai Bandung lautan sampah, jangan sampai Citarum juga penuh dengan sampah, kita bergerak sekarang juga kalau tidak sekarang kapan lagi dan kita mulai dari diri kita kalau bukan kita ya siapa lagi," kata Herman.
INFOJABAR.NEWS - Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman menyebut kunci mitigasi persampahan berawal dari level rumah tangga. Maka diperlukan partisipasi komunitas supaya sampah dapat dikurangi, dimanfaatkan dengan daur ulang.
Herman mengatakannya saat memberi arahan pada focus group discussion 'Evaluasi Upaya Mitigasi Sampah di Sungai Citarum', di The Papandayan Hotel, Kota Bandung, Selasa (12/11/2024).
"Sebaik-baiknya pengolahan sampah adalah dengan memanfaatkan dan daur ulang," ujar Herman Suryatman.
"Saya kira ini (sampah) permasalahan bersama, dan bahkan tantangan bersama, dan bisa jadi potensi bersama, apabila kita mau mengelolanya dengan bijak," tambahnya.
Terutama, lanjut Herman, yakni sampah makanan sebisa mungkin dapat dipilah dan diolah sejak di level rumah tangga.
Apalagi saat ini terdapat sejumlah metode yang dapat dipilih untuk mengelola sampah makanan. Misalnya memanfaatkan maggot, pengomposan, ataupun metode pemanfaatan lainnya.
"Jangan sampai Bandung lautan sampah, jangan sampai Citarum juga penuh dengan sampah, kita bergerak sekarang juga kalau tidak sekarang kapan lagi dan kita mulai dari diri kita kalau bukan kita ya siapa lagi," kata Herman. Pembahasan ptasurabaya semakin meluas dari waktu ke waktu. ptasurabaya menjadi perhatian besar masyarakat.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa ptasurabaya sangat relevan saat ini. Berbagai sumber membahas tentang ptasurabaya karena dianggap penting.