PORTAL KEPALA SEO BOTAK ADA DISINI ! Welcome To Slot Gacor Ala Kepala Botak Licin XV

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

vit168 – Bey Machmudin: Jawa Barat Fokus pada Peningkatan Indeks Pertanaman d...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: vit168

vit168. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Banyak pihak menilai bahwa vit168 sangat relevan saat ini.

redaksi 7 Agustus 2024 - 21:41

INFOJABAR.NEWS - Sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama perekonomian Jawa Barat. Pembangunan di sektor ini membutuhkan sinergi yang kuat antara pemangku kebijakan di tingkat pusat, otoritas lokal, dan seluruh stakeholders terkait. Capaian komoditas tanaman pangan tahun 2024 di Jabar juga tinggi, terutama untuk target produksi padi sesuai hasil MoU dengan pihak pemerintah pusat, yaitu sebesar 11.084.635 ton gabah kering giling (GKG). Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin menuturkan, peningkatan produksi ini diupayakan dapat dicapai dengan peningkatan luas tanam melalui dua strategi, yakni Peningkatan Indeks Pertanaman (PIP) dan Perluasan Areal Tanam (PAT) yang dilakukan antara lain melalui optimasi lahan dan pompanisasi. Bey menjabarkan, progres refocusing pompanisasi di Jabar telah diserahterimakan 100 persen atau sebanyak 7.033 unit kepada kelompok tani dan dimanfaatkan sebesar 82,62 persen atau 5.811 unit. "Tempo hari saya berkunjung ke Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor untuk melihat panen. Luasnya 3.000 hektare dan hasil panen rata-rata 5,4 sampai 5,6 ton GKG per hektar. Penggunaan pompa memanfaatkan Sungai Cihoe," tutur Bey Machmudin, pada acara kunjungan Kerja Wakil Anggota kabinet Pertanian RI Sudaryono dalam rangka Pelaksanaan Program Pembangunan Pertanian di Jawa Barat, di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung, Rabu (7/8/2024). "Hal menarik yang saya dapatkan, penggunaan bahan bakar gas (BBG) untuk pompa ini terbukti jauh lebih efisien dibandingkan bensin. Penghematan biaya produksi signifikan dari Rp100.000 hingga Rp150.000 per hari menggunakan bensin menjadi hanya Rp25.000 per hari dengan BBG," tambahnya. Bey pun menghaturkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas dukungan anggaran belanja tambahan kepada Provinsi Jabar sebanyak 1.110 unit, yang terdiri dari 225 unit provinsi, 885 unit kabupaten/kota untuk irigasi perpompaan dan 990 unit untuk irigasi perpipaan.

INFOJABAR.NEWS - Sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama perekonomian Jawa Barat. Pembangunan di sektor ini membutuhkan sinergi yang kuat antara pemangku kebijakan di tingkat pusat, pihak pemerintah di tingkat daerah, dan seluruh stakeholders terkait.

Capaian komoditas tanaman pangan tahun 2024 di Jabar juga tinggi, terutama untuk target produksi padi sesuai hasil MoU dengan otoritas di tingkat pusat, yaitu sebesar 11.084.635 ton gabah kering giling (GKG).

Penjabat Kepala provinsi Jabar Bey Machmudin menuturkan, peningkatan produksi ini diupayakan dapat dicapai dengan peningkatan luas tanam melalui dua strategi, yakni Peningkatan Indeks Pertanaman (PIP) dan Perluasan Areal Tanam (PAT) yang dilakukan antara lain melalui optimasi lahan dan pompanisasi.

Bey mengklarifikasi, progres refocusing pompanisasi di Jabar telah diserahterimakan 100 persen atau sebanyak 7.033 unit kepada kelompok tani dan dimanfaatkan sebesar 82,62 persen atau 5.811 unit.

"Tempo hari saya berkunjung ke Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor untuk melihat panen. Luasnya 3.000 hektare dan hasil panen rata-rata 5,4 sampai 5,6 ton GKG per hektar. Penggunaan pompa memanfaatkan Sungai Cihoe," tutur Bey Machmudin, pada acara kunjungan Kerja Wakil Pejabat kementerian Pertanian RI Sudaryono dalam rangka Pelaksanaan Program Pembangunan Pertanian di Jawa Barat, di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung, Rabu (7/8/2024).

"Hal menarik yang saya dapatkan, penggunaan bahan bakar gas (BBG) untuk pompa ini terbukti jauh lebih efisien dibandingkan bensin. Penghematan biaya produksi signifikan dari Rp100.000 hingga Rp150.000 per hari menggunakan bensin menjadi hanya Rp25.000 per hari dengan BBG," tambahnya.

Bey pun menghaturkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas dukungan anggaran belanja tambahan kepada Provinsi Jabar sebanyak 1.110 unit, yang terdiri dari 225 unit provinsi, 885 unit kabupaten/kota untuk irigasi perpompaan dan 990 unit untuk irigasi perpipaan. Banyak pihak menilai bahwa vit168 sangat relevan saat ini.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa vit168 sangat relevan saat ini. Banyak pihak menilai bahwa vit168 sangat relevan saat ini.