PORTAL KEPALA SEO BOTAK ADA DISINI ! Welcome To Slot Gacor Ala Kepala Botak Licin XV

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

988 slot apk – Tetap Gelar Forum pembahasan di Hotel, Farhan Menentang Arahan...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: 988 slot apk

988 slot apk. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.

Kurniawan 16 Juni 2024 - 18:38

Wali kota Bandung Muhammad Farhan (kiri), Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kanan)

Pimpinan kota Bandung Muhammad Farhan (kiri), Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kanan)

Infojabarnews, KOTA BANDUNG - Pimpinan kota Bandung Muhammad Farhan bersikukuh untuk menggelar forum pembahasan atau pertemuan kegiatan dinas lingkungan Pemangku kebijakan Kota Bandung . Hal itu pun sekaligus menentang kebijakan Pimpinan provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi yang melarang seluruh pemerindah daerah kabupaten/kota untuk menggelar pertemuan di hotel demi efisiensi anggaran. Farhan mengaku, memilih forum pembahasan di hotel itu karena menilai kewenangan terkait lapangan kerja di hotel antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung berbeda. Farhan pun lebih manut terhadap Kementerian Dalam Negeri yang memperbolehkan pihak pemerintah di tingkat daerah melakukan kegiatan di hotel. "Kalau kata Pak Pimpinan kementerian boleh, ya boleh. Lagian banyak hotel bintang 3 dan bintang 2 di kita yang suffer ya, jadi harus dibantu. Kalau dibiarkan, maka tutup PHK terus mau bagaimana," kata Farhan di Bandung, Senin (16/6/2025). Ia menjelaskan, untuk forum pembahasan di hotel pihaknya akan menggunakan hotel-hotel bintang tiga, hotel bintang dua dan hotel melati karena tujuan utamanya membantu menghidupkan kembali hotel-hotel tersebut. "Jadi terbatas pada hotel-hotel yang itu karena sudah terindikasi melakukan banyak PHK, dua hotel-hotel yang memang selama ini bukan hotel prime ya," ucapnya. Tak hanya itu, Farhan juga akan memberikan insentif bagi hotel-hotel tersebut agar manajemennya tidak sampai melakukan PHK terhadap karyawannya. "Nanti akan ada insentif tambahan untuk semua hotel bintang 3, bintang 2 sampai ke melati dengan persyaratan yaitu meniadakan PHK selama mereka terima insentif, itu lagi saya hitung ulang," kata Farhan .

Infojabarnews, KOTA BANDUNG - Pimpinan kota Bandung Muhammad Farhan bersikukuh untuk menggelar forum pembahasan atau pertemuan kegiatan dinas lingkungan Otoritas Kota Bandung . Hal itu pun sekaligus menentang kebijakan Pimpinan provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi yang melarang seluruh pemerindah daerah kabupaten/kota untuk menggelar sidang di hotel demi efisiensi anggaran.

Farhan mengaku, memilih sidang di hotel itu karena menilai kewenangan terkait lowongan pekerjaan di hotel antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung berbeda. Farhan pun lebih manut terhadap Kementerian Dalam Negeri yang memperbolehkan pemda melakukan kegiatan di hotel.

"Kalau kata Pak Pejabat kementerian boleh, ya boleh. Lagian banyak hotel bintang 3 dan bintang 2 di kita yang suffer ya, jadi harus dibantu. Kalau dibiarkan, maka tutup PHK terus mau bagaimana," kata Farhan di Bandung, Senin (16/6/2025).

Ia menyampaikan, untuk pertemuan di hotel pihaknya akan menggunakan hotel-hotel bintang tiga, hotel bintang dua dan hotel melati karena tujuan utamanya membantu menghidupkan kembali hotel-hotel tersebut.

"Jadi terbatas pada hotel-hotel yang itu karena sudah terindikasi melakukan banyak PHK, dua hotel-hotel yang memang selama ini bukan hotel prime ya," ucapnya.

Tak hanya itu, Farhan juga akan memberikan insentif bagi hotel-hotel tersebut agar manajemennya tidak sampai melakukan PHK terhadap karyawannya.

"Nanti akan ada insentif tambahan untuk semua hotel bintang 3, bintang 2 sampai ke melati dengan persyaratan yaitu meniadakan PHK selama mereka terima insentif, itu lagi saya hitung ulang," kata Farhan .

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa 988 slot apk sangat relevan saat ini. Pembahasan 988 slot apk semakin meluas dari waktu ke waktu. Berbagai sumber membahas tentang 988 slot apk karena dianggap penting. Pembahasan 988 slot apk semakin meluas dari waktu ke waktu.