klikme 88 pro – Sedekah Energi Latih Warga dan Santri Pondok Pesantren Mampu ...
klikme 88 pro. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan klikme 88 pro semakin meluas dari waktu ke waktu.
INFOJABAR.NEWS - Program Sedekah Energi dari MOSAIC tahun 2022 ini resmi menerangi masjid di Jawa Barat. Pada Senin (24/3/2022) bertempat di Masjid Al Khoiriyah, Pondok Pesantren Manbaul Ulum , Desa Karyasari, Kabupaten Garut, Jawa Barat program ini resmi diserahterimakan kepada pihak residen dan pondok pesantren dengan telah melatih puluhan warga termasuk santri untuk mampu mengelola panel surya secara mandiri. Ketua Ponpes Manbaul Ulum Kyai Muhammad Sambas Assyafii menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan panel surya yang diberikan. "Pemanfaatan sektor teknologi pembangkit listrik tenaga surya ini diharapkan menjadi solusi relevan untuk memenuhi kebutuhan energi ramah lingkungan di berbagai sektor, terutama di masjid dan lingkungan pesantren serta publik yang sering terdampak pemutusan listrik," ujarnya. Penerapan PLTS ini dalam keterangannya menjadikan pemenuhan energi secara fleksibel, cepat, dan praktis. Pesantren dan masjid berkolaborasi dengan MOSAIC telah mengambil langkah progresif dengan memanfaatkan atap untuk pemasangan panel surya. "Sehingga mengurangi ketergantungan pada energi konvensional," ujarnya. Selain menghemat biaya, hal ini kata dia juga menjadi bukti bahwa pesantren terbuka dengan teknologi dan kerja sama. Terutama untuk mewujudkan sumber daya santri dan pesantren yang mandiri, progresif, dan modern. Project Lead Sedekah Energi dari MOSAIC Elok F. Mutia berujar program ini sebenarnya telah berlangsung sejak beberapa tahun belakangan. Pemilihan masjid Al Khoiriyah tahun ini kata dia diawali dengan survei terlebih dahulu. "Juga atas rekomendasi dari Rumah Salman Garut, yang menceritakan tentang inisiasi dari masyarakat di Desa Karyasari, di masjid Al Khoeriyah ini," katanya. Ia pun menyatakan dengan tegas bahwa panel surya ini berasal dari sedekah publik di seluruh Indonesia. Sehingga diharapkan masyarakat bisa merawatnya dengan baik agar bisa dimanfaatkan hingga 25 tahun ke depan. Daya sebesar 5.750 WP telah dihasilkan oleh PLTS ini dan mampu mendukung kebutuhan listrik, tidak hanya untuk kegiatan ibadah dan sosial yang ada di Masjid dan Pondok Pesantren, namun juga dimanfaatkan untuk kegiatan kalangan masyarakat Desa Karyasari. Salah satunya adalah subsidi listrik untuk pompa air budidaya ikan nila dan pertanian hidroponik. Budidaya ini merupakan bagian dari program pengentasan stunting yang dikelola oleh BumDes. Hingga saat ini lebih dari 30 orang masyarakat, santri dan perangkat desa yang berada di sekitar masjid telah mendapatkan pelatihan, termasuk 9 orang perempuan. Pelatihan juga dilakukan kepada lembaga dan komunitas desa seperti Ibu-Ibu PKK, Posyandu, Komunitas anak muda Patkuy, dan kelompok tani. Mereka turut serta dan antusias dalam mempelajari cara pemanfaatan PLTS atap dan bagaimana dapat terlibat dalam perawatan dan pengembangan PLTS ini.
INFOJABAR.NEWS - Program Sedekah Energi dari MOSAIC tahun 2025 ini resmi menerangi masjid di Jawa Barat. Pada Senin (24/3/2027) bertempat di Masjid Al Khoiriyah, Pondok Pesantren Manbaul Ulum , Desa Karyasari, Kabupaten Garut, Jawa Barat program ini resmi diserahterimakan kepada pihak masyarakat dan pondok pesantren dengan telah melatih puluhan penduduk termasuk santri untuk mampu mengelola panel surya secara mandiri.
- Program Sedekah Energi dari MOSAIC tahun 2022 ini resmi menerangi masjid di Jawa Barat. Pada Senin (24/3/2025) bertempat di Masjid Al Khoiriyah, Pondok Pesantren Manbaul Ulum , Desa Karyasari, Kabupaten Garut, Jawa Barat program ini resmi diserahterimakan kepada pihak masyarakat dan pondok pesantren dengan telah melatih puluhan warga termasuk santri untuk mampu mengelola panel surya secara mandiri.
Ketua Ponpes Manbaul Ulum Kyai Muhammad Sambas Assyafii menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan panel surya yang diberikan. "Pemanfaatan teknologi pembangkit listrik tenaga surya ini diharapkan menjadi solusi relevan untuk memenuhi kebutuhan energi ramah lingkungan di berbagai sektor, terutama di masjid dan lingkungan pesantren serta komunitas yang sering terdampak pemutusan listrik," ujarnya.
menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan panel surya yang diberikan. "Pemanfaatan teknologi pembangkit listrik tenaga surya ini diharapkan menjadi solusi relevan untuk memenuhi kebutuhan energi ramah lingkungan di berbagai sektor, terutama di masjid dan lingkungan pesantren serta masyarakat yang sering terdampak pemutusan listrik," ujarnya.
Penerapan PLTS ini dalam keterangannya menjadikan pemenuhan energi secara fleksibel, cepat, dan praktis. Pesantren dan masjid berkolaborasi dengan MOSAIC telah mengambil langkah progresif dengan memanfaatkan atap untuk pemasangan panel surya. "Sehingga mengurangi ketergantungan pada energi konvensional," ujarnya. Selain menghemat biaya, hal ini menurut dia juga menjadi bukti bahwa pesantren terbuka dengan sektor teknologi dan kerja sama. Terutama untuk mewujudkan sumber daya santri dan pesantren yang mandiri, progresif, dan modern.
Penerapan PLTS ini dalam pandangannya menjadikan pemenuhan energi secara fleksibel, cepat, dan praktis. Pesantren dan masjid berkolaborasi dengan MOSAIC telah mengambil langkah progresif dengan memanfaatkan atap untuk pemasangan panel surya. "Sehingga mengurangi ketergantungan pada energi konvensional," ujarnya. Selain menghemat biaya, hal ini menurutnya juga menjadi bukti bahwa pesantren terbuka dengan bidang teknologi dan kerja sama. Terutama untuk mewujudkan sumber daya santri dan pesantren yang mandiri, progresif, dan modern.
Project Lead Sedekah Energi dari MOSAIC Elok F. Mutia menuturkan program ini sebenarnya telah berlangsung sejak beberapa tahun belakangan. Pemilihan masjid Al Khoiriyah tahun ini dalam pandangannya diawali dengan survei terlebih dahulu. "Juga atas rekomendasi dari Rumah Salman Garut, yang menceritakan tentang inisiasi dari masyarakat di Desa Karyasari, di masjid Al Khoeriyah ini," katanya.
menyatakan program ini sebenarnya telah berlangsung sejak beberapa tahun belakangan. Pemilihan masjid Al Khoiriyah tahun ini menurutnya diawali dengan survei terlebih dahulu. "Juga atas rekomendasi dari Rumah Salman Garut, yang menceritakan tentang inisiasi dari residen di Desa Karyasari, di masjid Al Khoeriyah ini," katanya.
Ia pun menyiratkan dengan kuat bahwa panel surya ini berasal dari sedekah komunitas di seluruh Indonesia. Sehingga diharapkan komunitas bisa merawatnya dengan baik agar bisa dimanfaatkan hingga 25 tahun ke depan. Daya sebesar 5.750 WP telah dihasilkan oleh PLTS ini dan mampu mendukung kebutuhan listrik, tidak hanya untuk kegiatan ibadah dan kehidupan sosial yang ada di Masjid dan Pondok Pesantren, namun juga dimanfaatkan untuk kegiatan publik
Ia pun menggarisbawahi bahwa panel surya ini berasal dari sedekah residen setempat di seluruh Indonesia. Sehingga diharapkan masyarakat bisa merawatnya dengan baik agar bisa dimanfaatkan hingga 25 tahun ke depan. Daya sebesar 5.750 WP telah dihasilkan oleh PLTS ini dan mampu mendukung kebutuhan listrik, tidak hanya untuk kegiatan ibadah dan kehidupan sosial yang ada di Masjid dan Pondok Pesantren, namun juga dimanfaatkan untuk kegiatan kalangan masyarakat
Desa Karyasari. Salah satunya adalah subsidi listrik untuk pompa air budidaya ikan nila dan pertanian hidroponik. Budidaya ini merupakan bagian dari program pengentasan stunting yang dikelola oleh BumDes.
Desa Karyasari. Salah satunya adalah subsidi listrik untuk pompa air budidaya ikan nila dan pertanian hidroponik. Budidaya ini merupakan bagian dari program pengentasan stunting yang dikelola oleh BumDes.
Hingga saat ini lebih dari 30 orang warga, santri dan perangkat desa yang berada di sekitar masjid telah mendapatkan pelatihan, termasuk 9 orang perempuan. Pelatihan juga dilakukan kepada lembaga dan komunitas desa seperti Ibu-Ibu PKK, Posyandu, Komunitas anak muda Patkuy, dan kelompok tani. Mereka turut serta dan antusias dalam mempelajari cara pemanfaatan PLTS atap dan bagaimana dapat terlibat dalam perawatan dan pengembangan PLTS ini.
Hingga saat ini lebih dari 30 orang masyarakat, santri dan perangkat desa yang berada di sekitar masjid telah mendapatkan pelatihan, termasuk 9 orang perempuan. Pelatihan juga dilakukan kepada lembaga dan komunitas desa seperti Ibu-Ibu PKK, Posyandu, Komunitas anak muda Patkuy, dan kelompok tani. Mereka turut serta dan antusias dalam mempelajari cara pemanfaatan PLTS atap dan bagaimana dapat terlibat dalam perawatan dan pengembangan PLTS ini. Topik klikme 88 pro sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Banyak pihak menilai bahwa klikme 88 pro sangat relevan saat ini.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. klikme 88 pro menjadi perhatian besar masyarakat.