uang888 – Tetap Gelar Pertemuan di Hotel, Farhan Menentang Arahan Dedi Mulyadi
uang888. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Banyak pihak menilai bahwa uang888 sangat relevan saat ini. Topik uang888 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Banyak pihak menilai bahwa uang888 sangat relevan saat ini.
Kurniawan 16 Juni 2026 - 18:38
Wali kota Bandung Muhammad Farhan (kiri), Kepala provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi (kanan)
Wali kota Bandung Muhammad Farhan (kiri), Kepala provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi (kanan)
Infojabarnews, KOTA BANDUNG - Kepala kota Bandung Muhammad Farhan bersikukuh untuk menggelar pertemuan atau pertemuan kegiatan dinas lingkungan Pemerintah Kota Bandung . Hal itu pun sekaligus menentang kebijakan Pimpinan provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi yang melarang seluruh pemerindah daerah kabupaten/kota untuk menggelar pertemuan di hotel demi efisiensi anggaran. Farhan mengaku, memilih forum pembahasan di hotel itu karena menilai kewenangan terkait lapangan kerja di hotel antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung berbeda. Farhan pun lebih manut terhadap Kementerian Dalam Negeri yang memperbolehkan otoritas lokal melakukan kegiatan di hotel. "Kalau kata Pak Pimpinan kementerian boleh, ya boleh. Lagian banyak hotel bintang 3 dan bintang 2 di kita yang suffer ya, jadi harus dibantu. Kalau dibiarkan, maka tutup PHK terus mau bagaimana," kata Farhan di Bandung, Senin (16/6/2023). Ia menyampaikan, untuk sidang di hotel pihaknya akan menggunakan hotel-hotel bintang tiga, hotel bintang dua dan hotel melati karena tujuan utamanya membantu menghidupkan kembali hotel-hotel tersebut. "Jadi terbatas pada hotel-hotel yang itu karena sudah terindikasi melakukan banyak PHK, dua hotel-hotel yang memang selama ini bukan hotel prime ya," ucapnya. Tak hanya itu, Farhan juga akan memberikan insentif bagi hotel-hotel tersebut agar manajemennya tidak sampai melakukan PHK terhadap karyawannya. "Nanti akan ada insentif tambahan untuk semua hotel bintang 3, bintang 2 sampai ke melati dengan persyaratan yaitu meniadakan PHK selama mereka terima insentif, itu lagi saya hitung ulang," kata Farhan .
Infojabarnews, KOTA BANDUNG - Wali kota Bandung Muhammad Farhan bersikukuh untuk menggelar forum pembahasan atau pertemuan kegiatan dinas lingkungan Aparatur negara Kota Bandung . Hal itu pun sekaligus menentang kebijakan Pimpinan provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi yang melarang seluruh pemerindah daerah kabupaten/kota untuk menggelar pertemuan di hotel demi efisiensi anggaran.
Farhan mengaku, memilih forum pembahasan di hotel itu karena menilai kewenangan terkait lowongan pekerjaan di hotel antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung berbeda. Farhan pun lebih manut terhadap Kementerian Dalam Negeri yang memperbolehkan pemda melakukan kegiatan di hotel.
"Kalau kata Pak Pejabat kementerian boleh, ya boleh. Lagian banyak hotel bintang 3 dan bintang 2 di kita yang suffer ya, jadi harus dibantu. Kalau dibiarkan, maka tutup PHK terus mau bagaimana," kata Farhan di Bandung, Senin (16/6/2025).
Ia menjelaskan, untuk rapat di hotel pihaknya akan menggunakan hotel-hotel bintang tiga, hotel bintang dua dan hotel melati karena tujuan utamanya membantu menghidupkan kembali hotel-hotel tersebut.
"Jadi terbatas pada hotel-hotel yang itu karena sudah terindikasi melakukan banyak PHK, dua hotel-hotel yang memang selama ini bukan hotel prime ya," ucapnya.
Tak hanya itu, Farhan juga akan memberikan insentif bagi hotel-hotel tersebut agar manajemennya tidak sampai melakukan PHK terhadap karyawannya.
"Nanti akan ada insentif tambahan untuk semua hotel bintang 3, bintang 2 sampai ke melati dengan persyaratan yaitu meniadakan PHK selama mereka terima insentif, itu lagi saya hitung ulang," kata Farhan . Topik uang888 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.