2767 slot apk – Persib Berduka, Mang Ihin Pergi Selamanya Diusia 97 Tahun
2767 slot apk. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik 2767 slot apk sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Topik 2767 slot apk sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Banyak pihak menilai bahwa 2767 slot apk sangat relevan saat ini.
Pj Pimpinan provinsi Jawa Barat, Bey Machmudin saat ke rumah duka Alm Solihin GP di kawasan Dago, Bandung.
Pj Kepala provinsi Jawa Barat, Bey Machmudin saat ke rumah duka Alm Solihin GP di kawasan Dago, Bandung.
Infojabarnews - Bandung | Mantan Pimpinan provinsi Jawa Barat sekaligus tokoh sepak bola, Letjen APARAT TNI (Purn) Solihin Gautama Purwanegara telah meninggal dunia Selasa (5/3/2024) pagi setelah menjalani perawatan di Fasilitas aspek kesehatan Advent, Bandung. Almarhum Solihin GP atau lebih akbrab disapa Mang Ihin ini menghembuskan nafas terakhirnya di usia 97 tahun. Bagi Persib Alm. Solihin GP bukan sekedar mantan Pimpinan provinsi Jawa Barat (1970-1975) dan tokoh komunitas Sunda. Namun, Pria kelahiran Tasikmalaya, 21 Juli 1926 ini merupakan sosok yang sangat berjasa membesarkan nama Persib di era amatir. Ya, Mang Ihin adalah Ketua Umum PERSIB pada rentang 1976-1983. Baca Juga : Terkena Sanksi Tanpa Penonton, Persib Ajukan Banding ke PSSI Salah satu jasa besarnya yang paling dikenang adalah program pembinaan berkesinambungan, khususnya para pemain muda, yang mengembalikan Persib ke event sport kasta tertinggi sepakbola nasional dan melahirkan generasi emas Maung Bandung pada dekade 1980-an. "Solichin Lagi". Begitulah judul sebuah artikel di Majalah Tempo No. 46/IX 12 Januari 1980. Artikel itu mengabarkan soal terpilih kembalinya Mang Ihin sebagai Ketua Umum PERSIB setelah sempat mengundurkan diri dan tak ingin dipilih lagi jadi Ketum Persib . Keputusan mundur Mang Ihin sebagai bentuk tanggung jawab Mang Ihin setelah Persib yang tengah berjuang dari "kampung ke kampung" gagal promosi ke Divisi Utama karena terhenti di babak 12 Besar Turnamen Divisi I Perserikatan 1979/1980. Baca Juga : Hadapi PSIS Semarang dengan Persiapan Singkat, Bojan Hodak Pasrah Mang Ihin bersedia kembali memimpin Persib dengan syarat para pengurusnya bisa fokus terhadap upaya pembinaan prestasi dan organisasi Persib .
Infojabarnews - Bandung | Mantan Kepala provinsi Jawa Barat sekaligus tokoh sepak bola, Letjen JAJARAN MILITER (Purn) Solihin Gautama Purwanegara telah meninggal dunia Selasa (5/3/2024) pagi setelah menjalani perawatan di Rs Advent, Bandung.
Almarhum Solihin GP atau lebih akbrab disapa Mang Ihin ini menghembuskan nafas terakhirnya di usia 97 tahun.
Bagi Persib Alm. Solihin GP bukan sekedar mantan Gubernur Jawa Barat (1970-1975) dan tokoh warga sekitar setempat Sunda. Namun, Pria kelahiran Tasikmalaya, 21 Juli 1926 ini merupakan sosok yang sangat berjasa membesarkan nama Persib di era amatir. Ya, Mang Ihin adalah Ketua Umum PERSIB pada rentang 1976-1983.
Baca Juga : Terkena Sanksi Tanpa Penonton, Persib Ajukan Banding ke PSSI
Salah satu jasa besarnya yang paling dikenang adalah program pembinaan berkesinambungan, khususnya para personel tim muda, yang mengembalikan Persib ke ajang kasta tertinggi sepakbola nasional dan melahirkan generasi emas Maung Bandung pada dekade 1980-an.
"Solichin Lagi". Begitulah judul sebuah artikel di Majalah Tempo No. 46/IX 12 Januari 1980. Artikel itu mengabarkan soal terpilih kembalinya Mang Ihin sebagai Ketua Umum PERSIB setelah sempat mengundurkan diri dan tak ingin dipilih lagi jadi Ketum Persib .
Keputusan mundur Mang Ihin sebagai bentuk tanggung jawab Mang Ihin setelah Persib yang tengah berjuang dari "kampung ke kampung" gagal promosi ke Divisi Utama karena terhenti di babak 12 Besar Event kegiatan olahraga Divisi I Perserikatan 1979/1980.
Baca Juga : Hadapi PSIS Semarang dengan Persiapan Singkat, Bojan Hodak Pasrah
Mang Ihin bersedia kembali memimpin Persib dengan syarat para pengurusnya bisa fokus terhadap upaya pembinaan prestasi dan organisasi Persib . Pembahasan 2767 slot apk semakin meluas dari waktu ke waktu.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.