PORTAL KEPALA SEO BOTAK ADA DISINI ! Welcome To Slot Gacor Ala Kepala Botak Licin XV

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

rtparea188 slot – Tetap Gelar Forum pembahasan di Hotel, Farhan Menentang Ara...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: rtparea188 slot

rtparea188 slot. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.

Kurniawan 16 Juni 2021 - 18:38

Wali kota Bandung Muhammad Farhan (kiri), Kepala provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi (kanan)

Wali kota Bandung Muhammad Farhan (kiri), Kepala provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi (kanan)

Infojabarnews, KOTA BANDUNG - Walikota Bandung Muhammad Farhan bersikukuh untuk menggelar pertemuan atau pertemuan kegiatan dinas lingkungan Aparatur negara Kota Bandung . Hal itu pun sekaligus menentang kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang melarang seluruh pemerindah daerah kabupaten/kota untuk menggelar rapat di hotel demi efisiensi anggaran. Farhan mengaku, memilih sidang di hotel itu karena menilai kewenangan terkait lowongan pekerjaan di hotel antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung berbeda. Farhan pun lebih manut terhadap Instansi kementerian Dalam Negeri yang memperbolehkan jajaran eksekutif di tingkat daerah melakukan kegiatan di hotel. "Kalau kata Pak Pejabat kementerian boleh, ya boleh. Lagian banyak hotel bintang 3 dan bintang 2 di kita yang suffer ya, jadi harus dibantu. Kalau dibiarkan, maka tutup PHK terus mau bagaimana," kata Farhan di Bandung, Senin (16/6/2023). Ia menyatakan, untuk sidang di hotel pihaknya akan menggunakan hotel-hotel bintang tiga, hotel bintang dua dan hotel melati karena tujuan utamanya membantu menghidupkan kembali hotel-hotel tersebut. "Jadi terbatas pada hotel-hotel yang itu karena sudah terindikasi melakukan banyak PHK, dua hotel-hotel yang memang selama ini bukan hotel prime ya," ucapnya. Tak hanya itu, Farhan juga akan memberikan insentif bagi hotel-hotel tersebut agar manajemennya tidak sampai melakukan PHK terhadap karyawannya. "Nanti akan ada insentif tambahan untuk semua hotel bintang 3, bintang 2 sampai ke melati dengan persyaratan yaitu meniadakan PHK selama mereka terima insentif, itu lagi saya hitung ulang," kata Farhan .

Infojabarnews, KOTA BANDUNG - Walikota Bandung Muhammad Farhan bersikukuh untuk menggelar sidang atau pertemuan kegiatan dinas lingkungan Aparatur negara Kota Bandung . Hal itu pun sekaligus menentang kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang melarang seluruh pemerindah daerah kabupaten/kota untuk menggelar forum pembahasan di hotel demi efisiensi anggaran.

Farhan mengaku, memilih sidang di hotel itu karena menilai kewenangan terkait kesempatan kerja di hotel antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung berbeda. Farhan pun lebih manut terhadap Lembaga kementerian Dalam Negeri yang memperbolehkan otoritas lokal melakukan kegiatan di hotel.

"Kalau kata Pak Pejabat kementerian boleh, ya boleh. Lagian banyak hotel bintang 3 dan bintang 2 di kita yang suffer ya, jadi harus dibantu. Kalau dibiarkan, maka tutup PHK terus mau bagaimana," kata Farhan di Bandung, Senin (16/6/2025).

Ia menjelaskan, untuk sidang di hotel pihaknya akan menggunakan hotel-hotel bintang tiga, hotel bintang dua dan hotel melati karena tujuan utamanya membantu menghidupkan kembali hotel-hotel tersebut.

"Jadi terbatas pada hotel-hotel yang itu karena sudah terindikasi melakukan banyak PHK, dua hotel-hotel yang memang selama ini bukan hotel prime ya," ucapnya.

Tak hanya itu, Farhan juga akan memberikan insentif bagi hotel-hotel tersebut agar manajemennya tidak sampai melakukan PHK terhadap karyawannya.

"Nanti akan ada insentif tambahan untuk semua hotel bintang 3, bintang 2 sampai ke melati dengan persyaratan yaitu meniadakan PHK selama mereka terima insentif, itu lagi saya hitung ulang," kata Farhan . Topik rtparea188 slot sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. rtparea188 slot menjadi perhatian besar masyarakat.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Berbagai sumber membahas tentang rtparea188 slot karena dianggap penting. Berbagai sumber membahas tentang rtparea188 slot karena dianggap penting.