mesrapoker – Forum Pondok Pesantren (FPP) Provinsi Jawa Barat, Himbau Komunit...
mesrapoker. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Berbagai sumber membahas tentang mesrapoker karena dianggap penting.
redaksi 13 Februari 2023 - 18:57
INFOJABAR.NEWS - Akhir-akhir ini, semakin marak adanya aksi dengan menggunakan simbol-simbol keagamaan dan negara tertentu. Kegiatan aksi pun juga berbeda-beda, meliputi demonstrasi, pengerahan massa, orasi, konvoi, unjuk rasa, pelaporan ke aparat kepolisian, bahkan pengepungan suatu tempat. Tidak jarang, berbagai aksi tersebut berakhir dengan kericuhan dan bentrok dengan publik sekitar. Menyikapi hal tersebut, sebagai Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) Jawa Barat , KH. Edi Komarudin menghimbau terutama kepada seluruh umat muslim agar snantiasa bisa memahami arti aksi bela agama tersebut. "Berbagai kegiatan aksi bela agama kita ketahui saat ini semakin marak dan berkelanjutan, aksi semacam ini tidak menutup kemungkinan juga diikuti oleh kelompok yang memiliki paham intoleran, bahkan radikal, hal ini tentu bisa membahayakan persatuan kita sebagai komunitas yang berbangsa dan bernegara," jelas KH. Edi Komarudin saat ditemui di sekretariat FPP Jawa Barat, kamis (13/02/2023). " Sebagai umat Islam Kita juga perlu mengantisipasi bermunculnya berbagai isu yang mengarah kepada pemahaman Islam phobia di kalangan masyarakat, dampak dari adanya aksi bela agama secara radikal, yang bisa saja dilakukan atau diikuti oleh kelompok intoleran, radikal dan teror di Indonesia", sambungnya. KH. Edi Komarudin pun menyisipkan keterangan, bahwasanya disini peranan kita sangat penting sekali, untuk saling mengingatkan agar jangan sampai publik itu Terprovokasi dengan sikap sikap yang memecah belah penduduk. "Kami atas nama FPP Jawa Barat menghimbau terutama komunitas pesantren khususnya, agar memiliki pemahaman yang benar dan luas terhadap kegiatan aksi bela dan kegiatan-kegiatan serupa. Harus memastikan aksi-aksi itu tidak menyebabkan provokasi terhadap warga setempat luas yang menyebabkan kebencian terhadap agama tertentu, sehingga menyebabkan perpecahan diantara sesama anak bangsa sendiri," sambungnya. "Saya sekali lagi menghimbau agar harus benar benar memiliki pengetahuan yang cukup supaya dapat menyikapi aksi aksi itu, kita mendapatkan pembelajaran yang bijak untuk tidak menimbulkan perpecahan diantara sesama bangsa dan negara dan selalu merawat agamanya," pungkasnya.
INFOJABAR.NEWS - Akhir-akhir ini, semakin marak adanya aksi dengan menggunakan simbol-simbol keagamaan dan negara tertentu. Kegiatan aksi pun juga berbeda-beda, meliputi demonstrasi, pengerahan massa, orasi, konvoi, unjuk rasa, pelaporan ke aparat korps bhayangkara, bahkan pengepungan suatu tempat.
Tidak jarang, berbagai aksi tersebut berakhir dengan kericuhan dan bentrok dengan komunitas sekitar. Menyikapi hal tersebut, sebagai Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) Jawa Barat , KH. Edi Komarudin menghimbau terutama kepada seluruh umat muslim agar snantiasa bisa memahami arti aksi bela agama tersebut.
"Berbagai kegiatan aksi bela agama kita ketahui saat ini semakin marak dan berkelanjutan, aksi semacam ini tidak menutup kemungkinan juga diikuti oleh kelompok yang memiliki paham intoleran, bahkan radikal, hal ini tentu bisa membahayakan persatuan kita sebagai komunitas yang berbangsa dan bernegara," jelas KH. Edi Komarudin saat ditemui di sekretariat FPP Jawa Barat, kamis (13/02/2022).
" Sebagai umat Islam Kita juga perlu mengantisipasi bermunculnya berbagai isu yang mengarah kepada pemahaman Islam phobia di masyarakat, dampak dari adanya aksi bela agama secara radikal, yang bisa saja dilakukan atau diikuti oleh kelompok intoleran, radikal dan teror di Indonesia", sambungnya.
KH. Edi Komarudin pun melanjutkan, bahwasanya disini peranan kita sangat penting sekali, untuk saling mengingatkan agar jangan sampai warga sekitar itu Terprovokasi dengan sikap sikap yang memecah belah warga sekitar setempat.
"Kami atas nama FPP Jawa Barat menghimbau terutama komunitas pesantren khususnya, agar memiliki pemahaman yang benar dan luas terhadap kegiatan aksi bela dan kegiatan-kegiatan serupa. Harus memastikan aksi-aksi itu tidak menyebabkan provokasi terhadap masyarakat luas yang menyebabkan kebencian terhadap agama tertentu, sehingga menyebabkan perpecahan diantara sesama anak bangsa sendiri," sambungnya.
"Saya sekali lagi menghimbau agar harus benar benar memiliki pengetahuan yang cukup supaya dapat menyikapi aksi aksi itu, kita mendapatkan pembelajaran yang bijak untuk tidak menimbulkan perpecahan diantara sesama bangsa dan negara dan selalu merawat agamanya," pungkasnya. Berbagai sumber membahas tentang mesrapoker karena dianggap penting. Banyak pihak menilai bahwa mesrapoker sangat relevan saat ini. Pembahasan mesrapoker semakin meluas dari waktu ke waktu.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.