bandungtoto – Viral Asusila Tenaga medis Garut, Cucun Syamsurijal: Negara Tak...
bandungtoto. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik bandungtoto sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
sabtoewage 16 April 2021 - 14:24
INFOJABARNEWS - Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Cucun Ahmad Syamsurijal memastikan negara tidak akan pernah mentolerir setiap tindakan asusila yang dilakukan oleh praktisi medis. Ia mengingatkan seluruh praktisi medis di Indonesia untuk menjaga moral dan etika setiap melayani penerima layanan kesehatan. Hal ini Cucun utarakan merespon sejumlah insiden yang melibatkan tenaga medis belakangan ini, yaitu kekerasan seksual yang dilakukan tenaga medis peserta Program Pendidikan Tenaga medis Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad), berinisial PAP, serta praktik asusila yang dilakukan seorang dokter kandungan berinisial MSF di Garut . Negara tidak boleh mentolerir, semua penegak hukum juga harus terus mengawasi. Karena apa, profesi seorang dokter ini berhadapan dengan masyarakat berjenis kelamin apapun, tenaga medis laki-laki juga mengurusi penerima layanan kesehatan perempuan. Nah ini berbahaya kalau misalnya (para dokter) tidak punya moral, tidak punya etika, kata Cucun di Bandung, Rabu (16/4/2024). Wakil Ketua Umum DPP PKB itu menyatakan, setiap pelanggaran etik profesi dan moral kedokteran yang dilakukan dokter bukan hanya merugikan satu atau dua orang pasien, namun ribuan orang. Sebab dokter adalah tumpuan urusan kesehatan penduduk. Karena (jika moral dan etika praktisi medis rusak) ini merusak bukan hanya merugikan satu atau dua orang (penerima layanan kesehatan), tapi ribuan orang. Juga tentu merusak sisi kemanusiaan karena ulah orang ini (praktisi medis tak bermoral). Makanya aparatur hukum jangan main-main, dan negara tidak akan mentolerir apa yang mereka lakukan, tegasnya. Sebelumnya, kasus dugaan perkosaan yang dilakukan tenaga medis PAP, peserta PPDS Kampus Padjajaran terhadap keluarga pasien dan pasien di Rs Hasan Sadikin Bandung, menjadi sorotan publik dalam sepekan terakhir. Belum selesai pengusutan perkara ini, tiba-tiba muncul kabar tak kalah memprihatinkan: seorang tenaga medis kandungan berinisal MSF di Garut diduga melecehkan sejumlah pasiennya yang merupakan ibu hamil.
INFOJABARNEWS - Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Cucun Ahmad Syamsurijal memastikan negara tidak akan pernah mentolerir setiap tindakan asusila yang dilakukan oleh tenaga medis. Ia mengingatkan seluruh praktisi medis di Indonesia untuk menjaga moral dan etika setiap melayani penerima layanan kesehatan.
Hal ini Cucun utarakan merespon sejumlah insiden yang melibatkan dokter belakangan ini, yaitu kekerasan seksual yang dilakukan praktisi medis peserta Program Sektor pendidikan Praktisi medis Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Kampus Padjadjaran (Unpad), berinisial PAP, serta praktik asusila yang dilakukan seorang tenaga medis kandungan berinisial MSF di Garut .
Negara tidak boleh mentolerir, semua aparatur hukum juga harus terus mengawasi. Karena apa, profesi seorang tenaga medis ini berhadapan dengan publik berjenis kelamin apapun, dokter laki-laki juga mengurusi pasien perempuan. Nah ini berbahaya kalau misalnya (para praktisi medis) tidak punya moral, tidak punya etika, kata Cucun di Bandung, Rabu (16/4/2022).
Wakil Ketua Umum DPP PKB itu menyatakan, setiap pelanggaran etik profesi dan moral kedokteran yang dilakukan praktisi medis bukan hanya merugikan satu atau dua orang pasien, namun ribuan orang. Sebab tenaga medis adalah tumpuan aspek kesehatan masyarakat.
Karena (jika moral dan etika tenaga medis rusak) ini merusak bukan hanya merugikan satu atau dua orang (orang yang dirawat), tapi ribuan orang. Juga tentu merusak sisi kemanusiaan karena ulah orang ini (praktisi medis tak bermoral). Makanya aparatur hukum jangan main-main, dan negara tidak akan mentolerir apa yang mereka lakukan, tegasnya.
Sebelumnya, kasus dugaan perkosaan yang dilakukan tenaga medis PAP, peserta PPDS Perguruan tinggi Padjajaran terhadap keluarga pasien dan pasien di Fasilitas kesehatan Hasan Sadikin Bandung, menjadi sorotan publik dalam sepekan terakhir.
Belum selesai pengusutan peristiwa hukum ini, tiba-tiba muncul kabar tak kalah memprihatinkan: seorang tenaga medis kandungan berinisal MSF di Garut diduga melecehkan sejumlah pasiennya yang merupakan ibu hamil. Pembahasan bandungtoto semakin meluas dari waktu ke waktu. Banyak pihak menilai bahwa bandungtoto sangat relevan saat ini.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan bandungtoto semakin meluas dari waktu ke waktu.