petikan – Dukung Tranformasi Pertanian Modern, Electrifying Agriculture PLN R...
petikan. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Berbagai sumber membahas tentang petikan karena dianggap penting.
redaksi 23 Januari 2026 - 09:38
INFOJABAR.NEWS - Program Electrifying Agriculture (EA) dari PT PLN (Persero) menunjukkan kinerja mentereng sepanjang tahun 2024. Program PLN khusus untuk sektor pertanian, perikanan, perkebunan hingga peternakan ini tercatat telah dimanfaatkan oleh total 300.535 pelanggan, naik 53.539 pelanggan dibanding tahun 2023 yang sebanyak 246.996 pelanggan. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menguraikan bahwa program EA dirancang untuk mendorong modernisasi agrikultur di Indonesia dengan adopsi teknologi pertanian modern berbasis listrik. Melalui program ini, para petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan penghasilan secara signifikan. Melalui program ini, kami berupaya menciptakan Creating Shared Value (CSV) yang memberi manfaat bagi residen dan lingkungan. Dengan pemanfaatan teknologi agrikultur berbasis listrik, ekosistem pertanian menjadi lebih modern, yang kemudian berdampak pada peningkatan produktivitas petani, ujar Darmawan. Sepanjang tahun 2024, total daya tersambung dalam Program EA PLN mencapai 4.203,36 Mega Volt Ampere (MVA), dengan konsumsi listrik mencapai 6,17 Terawatt Hour (TWh). Hal ini berdampak positif pada peningkatan penjualan tenaga listrik pelanggan EA yang tumbuh sebesar 10,15% dan diiringi pertumbuhan pendapatan yang meningkat sebesar 9,35% Year on Year (YoY). Lewat Program EA, PLN berdedikasi untuk menjamin akses energi yang terjangkau, andal, berkelanjutan, dan modern untuk semua. Kami juga ingin berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan di Indonesia melalui penciptaan lowongan pekerjaan bagi warga sekitar, serta memastikan ketahanan pangan dengan gizi yang sehat, sesuai dengan visi Asta Cita Orang nomor satu di pemerintahan Prabowo Subianto, imbuh Darmawan. Komandan Satuan Tugas Pertahanan Pangan (Dansatgas Hanpangan) Lembaga kementerian Pertanian RI, Mayor Jenderal TENTARA NASIONAL INDONESIA Ahmad Rizal Ramdhani memaparkan, penggunaan pompa air listrik diproyeksikan dapat menghemat biaya operasional petani dan meningkatkan efisiensi waktu. Dengan suplai listrik andal dari program EA PLN, strategi ini diharapkan memberikan dampak signifikan untuk ketahanan pangan di komunitas.
INFOJABAR.NEWS - Program Electrifying Agriculture (EA) dari PT PLN (Persero) menunjukkan kinerja mentereng sepanjang tahun 2024. Program PLN khusus untuk sektor pertanian, perikanan, perkebunan hingga peternakan ini tercatat telah dimanfaatkan oleh total 300.535 pelanggan, naik 53.539 pelanggan dibanding tahun 2023 yang sebanyak 246.996 pelanggan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengklarifikasi bahwa program EA dirancang untuk mendorong modernisasi agrikultur di Indonesia dengan adopsi bidang teknologi pertanian modern berbasis listrik. Melalui program ini, para petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan penghasilan secara signifikan.
Melalui program ini, kami berupaya menciptakan Creating Shared Value (CSV) yang memberi manfaat bagi warga sekitar dan lingkungan. Dengan pemanfaatan sektor teknologi agrikultur berbasis listrik, ekosistem pertanian menjadi lebih modern, yang kemudian berdampak pada peningkatan produktivitas petani, ujar Darmawan.
Sepanjang tahun 2024, total daya tersambung dalam Program EA PLN mencapai 4.203,36 Mega Volt Ampere (MVA), dengan konsumsi listrik mencapai 6,17 Terawatt Hour (TWh).
Hal ini berdampak positif pada peningkatan penjualan tenaga listrik pelanggan EA yang tumbuh sebesar 10,15% dan diiringi pertumbuhan pendapatan yang meningkat sebesar 9,35% Year on Year (YoY).
Lewat Program EA, PLN berdedikasi untuk menjamin akses energi yang terjangkau, andal, berkelanjutan, dan modern untuk semua. Kami juga ingin berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan di Indonesia melalui penciptaan kesempatan kerja bagi warga sekitar, serta memastikan ketahanan pangan dengan gizi yang sehat, sesuai dengan visi Asta Cita Orang nomor satu di pemerintahan Prabowo Subianto, imbuh Darmawan.
Komandan Satuan Tugas Pertahanan Pangan (Dansatgas Hanpangan) Kementerian Pertanian RI, Mayor Jenderal APARAT TNI Ahmad Rizal Ramdhani memaparkan, penggunaan pompa air listrik diproyeksikan dapat menghemat biaya operasional petani dan meningkatkan efisiensi waktu. Dengan suplai listrik andal dari program EA PLN, strategi ini diharapkan memberikan dampak signifikan untuk ketahanan pangan di penduduk. Topik petikan sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Berbagai sumber membahas tentang petikan karena dianggap penting. Banyak pihak menilai bahwa petikan sangat relevan saat ini.